batampos.co.id – Pemerintah Provinsi Kepri akan membangun enam sekolah baru di Batam. Empat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan dua Sekolah menengah Kejuruan (SMK).
Pembangunan semua sekolah ini akan dilakukan bertahap.
”Rencana kita empat SMA yakni SMA 25, 26, 27 dan 28. Sementara SMK adalah SMK 9 dan SMK 10,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kepri, M Dali, baru-baru ini.
Lokasi pembangunan enam sekolah ini belum bisa dipastikan. Masih akan dilakukan komunikasi dengan BP Batam dan Pemko Batam.
Tetapi pastinya terletak di daerah yang kekurangan sekolah dan berpenduduk padat.
”Belum tahu kita di mana akan dibangun. Kita masih akan terus berkomunikasi dengan pemerintah setempat,” jelasnya.
“Kita berharap ini akan mengurangi masalah PPDB setiap tahunnya,” tambahnya.

Pembuatan Detail Enginering Design (DED) diharapkan akan bisa selesai di akhir tahun. Dan mudah-mudahan untuk pembangunan fisiknya segera dimulai.
”Kalau DED-nya sudah ada di anggaran perubahan. Dan di akhir tahun DED-nya mudah-mudahan sudah ada dan kita berharap ini akan segera selesai,” paparnya.
“Kalau untuk biaya, sudah pasti puluhan miliar untuk semua sekolah,” bebernya.
Sementara itu, anggota DPRD Kepri dari Dapil Batam, Onward Siahaan, mengatakan, anggaran untuk pendidikan memang menjadi prioritas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pembangunan beberapa sekolah baru di Batam juga menjadi aspirasi dari masyarakat Batam. Dimana setiap tahun permasalahan PPDB selalu terjadi.
”Memang di Batam masih butuh banyak sekolah. Misalnya di daerah Batuaji, di sana sangat minim SMA Negeri,” jelasnya.
“Ini menyebabkan warga Batuaji selalu kesulitan dengan sistem rayon saat PPDB.” kata dia lagi.
Ia berharap dengan pembangunan beberapa sekolah baru, maka masalah PPDB pelan-pelan teratasi.
Politikus Gerindra itu berharap Pemko dan BP Batam segera berkomunikasi untuk tempat dan lokasi pembangunan sekolah tersebut.
”Kalau dibangun pasti akan dibangun. Tapi lebih cepat lebih baik. Dan mudah-mudahan PPDB akan semakin baik dari tahun ke tahun,” harapnya.(ian)
