batampos.co.id – BPJS Kesehatan Cabang Batam melaksanakan kegiatan BPJS Kesehatan Goes to Customer pada Senin (21/10/2019) di Kantor Lurah Bengkong Indah.
Kegiatan itu bertujuan untuk mengoptimalkan, memberikan keseragaman
pemahaman serta meningkatkan kesadaran peserta terhadap kanal layanan administrasi,
pemberian informasi dan penanganan pengaduan serta kanal pembayaran iuran program
JKN-KIS.
Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta, Maucensia Nababan,
mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh kantor cabang dan kantor kabupaten/kota di Indonesia.
Dengan sasaran adalah seluruh peserta program JKN-KIS pada semua jenis segmen kepesertaan .
Di wilayah Batam lanjutnya, kegiatan itu sudah rutin dilakukan. Selama bulan Oktober kegiatan ini sudah dilakukan di enam lokasi yaitu di Yayasan Budha Zhu Chi, Kelurahan Sungai Binti dan Sungai Pelunggut Sagulung, PT. Shimano, Harris Resort Waterfront dan Kelurahan Bengkong Indah.

“Tidak hanya untuk masyarakat yang mayoritas Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Penerima Bantuan Iuran (PBI) tapi kami juga melakukan sosialisasi kepada peserta Pekerja Penerima Upah (PPU),” ungkap Maucensia.
Pada kegiatan ini, Maucensia menjelaskan kepada peserta terkait prosedur pelayanan
terkait pendaftaran dan pelayanan kesehatan. Kegiatan sosialisasi ini juga bertujuan untuk memberikan informasi yang benar terkait program JKN sehingga masyarakat tidak gampang percaya dengan pemberitaan yang banyak beredar di media.
“Kami juga terbuka bagi masyarakat atau instansi yang membutuhkan sosialisasi program
JKN-KIS dari BPJS Kesehatan, kami akan datang,” kata Maucensia.
Dengan kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin paham terkait program JKN-KIS
terutama terkait prosedurnya.
Jika sudah paham, masyarakat akan semakin nyaman menggunakan KIS untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.
Anwar, Lurah Bengkong Indah, mendukung program JKN-KIS dengan cara menghimbau masyarakatnya untuk mendaftar sebagai peserta agar terlindungi jaminan kesehatannya.
Bagi yang tidak mampu, Anwar menghimbau masyarakat untuk aktif mendaftarkan diri ke petugas Basis Data Terpadu (BDT) karena aka nada verifikasi data BDT sampai November mendatang.
“Bagi yang tidak mampu untuk bayar iuran, kami himbau untuk mendaftarkan diri kepada
petugas BDT yang biasa mengurus bantuan sosial, sehingga dapat bantuan dari
pemerintah,” ungkap Anwar.(*)
