Kamis, 9 April 2026

DPRD Minta Kepala OPD Tak Main-Main Jalankan Pelayanan Publik

Berita Terkait

batampos.co.id – Kelompok kerja (pokja) pencegahan UPP saber pungli Polda Kepri, inspektorat Kota Batam dan Ombudsmen Kepri menggelar sosialisasi dan monitoring di tempat pelayanan publik.

Lokasi yang didatangi ialah kantor Disdukcapil, Pertahanan, kantor Camat Sekupang dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam.

Kegiatan itu mendapatkan apresiasi dari anggota Komisi I DPRD Batam, Utusan Sarumaha.

Menurutnya, sosialisasi pencegahan langsung ke kantor-kantor instansi pelayanan publik diharapkan mampu meningkatkan pelayanannya ke masyarakat dengan optimal.

“Ini juga merupakan warning agar setiap OPD di Kota Batam bisa bekerja lebih profesional, jujur dan bisa menahan diri ataupun menjauhkan diri dari yang namanya pungli,” ujarnya.

Apa yang sudah dilaukan tim saber pungli Polda Kepri, lanjutnya, bisa memberikan dampak positif yang lebih serius melakukan tugas dan tanggung jawab kinerja para kepala OPD.

“Kami berharap pengawasan yang dilakukan kepolisian, dalam hal ini tim saber pungli Polda Kepri, bisa dilakukan secara berkelanjutan dan berkesinambungan ke semua OPD di Kota Batam,” terangnya.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Erlangga, membenarkan turunnya tim saber pungli Polda Kepri ke empat instansi pemerintah Kota Batam.

Kata dia tim saber pungli Polda Kepri melakukan sosialisasi pencegahan serta pemasangan banner imbauan agar menjauhi praktik pungli dalam setiap pelayanannya ke masyarakat.

“Iya benar, tadi siang (kemarin) turunnya. Jadi bukan ada tindakan mengamankan seseorang atau menangkap seseorang. Hanya sosialisasi saja,” tegasnya.

Info yang didapat Batam Pos di lapangan, puluhan tim saber pungli yang mengenakan rompi tim saber pungli berwarna coklat memasuki empat kantor instansi pemerintah.

Sementara Wakil Ketua Komisi I DPRD Batam, Harmidi, juga mengapresiasi kinerja tim saber pungli.

“Tim saber pungli dari Polda Kepri terbukti sudah menjalankan apa yang diinginkan presiden, yakni melakukan pengawasan terhadap para OPD dalam menjalankan pelayanannya ke masyarakat,” jelasnya.

“Ini merupakan warning bagi semua kepala OPD agar dalam bekerja melayani masyarakat, tak main-main, apalagi sampai melakukan praktik pungli,” ujarnya mengakhiri.(gas)

Update