batampos.co.id – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) kota Batam hingga 23 Oktober 2019 ini baru di angka 70,61 persen.
Berdasarkan sistem informasi pendapatan daerah, dari Rp 1,28 triliun yang ditargetkan tahun ini, baru terealisasi di angka Rp 906,8 miliar.
PAD ini terdiri dari pajak daerah Rp777,2 miliar atau 73,8 persen dan retribusi daerah Rp 60,6 miliar.
Sejumlah sektor pajak daerah yang tercatat seperti pajak hotel, dari Rp 132,5 miliar target terealisasi Rp 99,8 miliar atau 75,34 persen.
Sementara itu untuk pajak restoran, dari Rp 112,3 miliar target, terealisasi 82,6 persen atau Rp 92,8 miliar. Pajak penerangan jalan umum 83,79 persen dari target sebesar Rp 194,3 miliar.
Sementara itu realisasi pajak yang masih di bawah angka 60 persen yaitu pajak parkir target Rp 13 miliar tercapai Rp 7,5 persen atau 57,66 persen.

Ada juga pajak BPHTB dari yang ditargetkan Rp 380 miliar tercapai Rp 224,5 miliar atau baru di angka 59,09 persen.
Kepala Badan Pengelolaan Pajak Retribusi Daerah (BP2RD) kota Batam, Raja Azmansyah, mengatakan, penerapan drop off selama 15 menit dengan tarif nol rupiah menjadi faktor utama tidak tercapainya sektor pajak parkir.
“Faktor utamanya ini (drop off) dengan tarif nol Rupiah,” kata Raja, Rabu (23/10/2019).
Sementara terkait Pajak BPHTB sendiri lebih kepada kondisi ekonomi yang belum membaik. Masyarakat masih menunggu perkembangan kebijakan ekonomi Pemerintahan baru.
“Kalau BPHTB lebih ke kondisi ekonomi saat ini,” tambah Raja.
Selain pajak, sektor retribusi yang masih rendah adalah parkir tepi jalan umum. Dari Rp 11 miliar yang ditargetkan baru tercapai Rp 4,4 miliar atau baru 40,12 persen.
Retribusi izin mendirikan bangunan 59,3 persen dari target Rp 23 miliar. Sementara itu retribusi izin mempekenrjakan tenaga asing dari target Rp 16,2 miliar baru tercapai di angka Rp 9,2 Miliar.
Anggota DPRD Batam Safari Ramadhan menilai Pemko Batam harus mampu bekerja maksimal mengeksplorasi atau menggali potensi PAD sesuai dengan target pakaiannya.
“Kalau ini bisa digali secara maksimal kita masih optimis target tercapai hingga akhir tahun,” katanya.(rng)
