batampos.co.id – Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Batam menjelaskan lampu penerangan jalan umum (PJU) di dekat Jembatan Seiladi terpaksa dibongkar karena adanya proyek perbaikan badan jalan yang longsor.
”Lampu yang dicabut di area perbaikan, sedangkan yang lainnya masih ada. Jadi, masih ada terang menuju tanjakan,” kata Kepala DBMSDA Batam, Yumasnur, Rabu (23/10).
Untuk sementara, di area perbaikan memang tidak ada lampu jalan. Sebab itu, pengen-dara diminta berhati-hati saat melintas. Ia mengungkapkan, kondisi ini sudah sering terjadi jika ada peningkatan infrastruktur jalan.
”Harus dilakukan agar proyek berjalan. Setelah selesai nanti PJU akan kembali dipasang. Ini memang kondisinya seper-ti itu,” ujarnya.

Karena masih ada PJU lainnya, DMBSDA tidak akan memasang lampu sorot seba-gai pengganti. Hal ini karena jalan masih bisa dilalui dan penerangan dari lampu lainnya masih sanggup mene-rangi jalan.
”Nanti dipasang lagi setelah proyek selesai. Kan itu (proyek) tahun ini kelar. Jadi, kami akan langsung pasang nanti. Agar pengendara lebih nyaman melewati jalan,” imbuhnya.
Yumasnur meminta masyarakat mengerti kondisi ini. Menurutnya, PJU lain yang berada tak jauh dari pengerjaan proyek masih berfungsi dengan baik, kecuali kabel PJU dicuri.
”Di sana sering terjadi pencurian kabel. Jadi, kalau ada yang mati tiba-tiba, berarti itulah penyebabnya. Tim kami selalu mengecek PJU ini. Karena memang kondisi perbaikan jadi mohon pengertiannya,” tambah Yumasnur.
Untuk itu, pengendara diminta mengurangi kecepatan ketika melintas di jalan tersebut. Menurutnya, hal ini tidak akan berlangsung lama. Sebab proyek pengerjaan badan jalan juga sudah mulai dilaksanakan.
”Mudah-mudahan secepatnya selesai dan kami segera pasang kembali PJU,” imbuhnya. (yui)
