Kamis, 9 April 2026

Ihhhhh, Kawasan Welcome to Batam Jorok

Berita Terkait

batampos.co.id – Kawasan aneka kuliner dan jajanan tradisional di depan Asrama Haji Batam, Batam Center, tidak pernah sepi dikunjungi warga hingga wisatawan mancanegara (wisman).

Sayangnya, di kawasan yang juga berlatar belakang tulisan Welcome To Batam (WTB), dan menjadi salah satu ikon Kota Batam, kurang terawat dan jorok.

Kantong-kantong sampah dan limbah sisa jualan pedagang banyak ditemukan berserakan, sehingga sangat mengganggu pemandangan.

Seperti terlihat pada Jumat (25/10/2019) sekitar pukul 11.00 WIB.

”Terpaksa diatur posisi foto. Sampahnya banyak, berserakan, jangan sampai ke ambil (masuk ke dalam bingkai, red),” kata Rijal, warga yang sedang berfoto bersama tiga rekannya.

Selain itu, gerobak pedagang dibiarkan berantakan di belakang rangka sebuah bangunan yang ada di lokasi tersebut.

Sampah di kawasan Welcome to Batam tak diangkut, sehingga meninggalkan kesan kumuh dan jorok. Foto: Adiansyah/batampos.co.id

”Kalau ditata akan lebih bagus, apalagi kawasan ini sering dikunjungi tidak hanya warga Batam dan wisatawan lokal tapi juga wisatawan mancanegara,” kata Dwi, rekan Rijal.

Sementara itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam yang menggandeng OK OC tengah menyiapkan pengembangan lokasi ini agar semakin ramah wisatawan.

Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau, menyebutkan, kebersihan menjadi salah satu konsen penataan ke depan. Soal desain terbaru WTB, ia mengatakan tengah difinalisasi.

”Soal desain kami akan laporkan ke Wali Kota Batam (Muhammad Rudi) dulu, minta pertimbangan beliau tentang rencana pengembangan WTB ini,” imbuh Gustian.

Secara umum, ia mengaku akan ada penentuan spot dalam desain WTB ke depan. Tidak hanya itu, seni mural juga akan ditampilkan di aspal-aspal lokasi ini.

Sebagai langkah awal, Gustian mengaku rencana pengembangan WTB mendapat sambutan positif dari Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad hingga Dekranasda Batam.

”Semua akan kami gandeng pelaku usaha di sana, ajak diskusi. Termasuk yang terkait menyediakan jasa foto,” terangnya.(iza)

Update