batampos.co.id – Perbaikan Terowongan Pelita akan selesai pada akhir November mendatang.
Tujuan dari perbaikan ini, untuk memperkuat dinding terowongan agar bisa tahan sesuai umur pemakaian.
Kasubdit Pembangunan Jalan, Jembatan, dan Transportasi Massal Badan Pengusahaan (BP) Batam, Boy Zasmita, mengatakan, seperti yang sudah diinformasikan di awal, perbaikan Terowongan Pelita membutuhkan waktu tiga bulan.
Tahap pertama dikerjakan dalam satu setengah bulan dan tahap kedua juga sama.
”Proses perbaikannya sama, yakni injeksi gel ke dalam dinding terowongan,” katanya, baru-baru ini.
Injeksi gel tersebut dalam bahasa teknisnya disebut Hydro Structure Gel Injection ini disuntikkan ke dalam celah-celah dinding terowongan.

Tujuannya untuk menutupi celah-celah di dinding yang bisa disusupi air. Sehingga ketahanannya lebih terjaga dalam waktu yang lama.
Baca Juga: Karena Ini Pengendara Dilarang Melintasi Terowongan Pelita
Namun, lanjut Boy, akibat dari proses perbaikan ini, terjadi kemacetan yang cukup panjang di sekitar terowongan.
Adapun bagian terowongan yang diperbaiki adalah dari Nagoya menuju Seipanas.
Sehingga arus dialihkan ke jalur di sebelahnya yang merupakan jurusan Seipanas menuju Nagoya.
”Kendaraan yang seharusnya melalui jalur tersebut dialihkan ke Jalan Seraya Atas dan kemudian memutar kembali menuju jalan setelah di Terowongan Pelita. Di titik inilah kemacetan terus terjadi,” jelasnya.
Perbaikan Terowongan Pelita bertujuan untuk menjaganya agar tetap dalam kondisi bagus, sehingga bisa bertahan sesuai dengan usia pakainya.
”Memang 90 persen kondisinya masih bagus. Tapi ada rembesan di sana dan perlu diperbaiki,” jelasnya.
“Kalau tak diperbaiki akan berkarat dan kekuatan strukturnya akan hilang,” katanya lagi.
Proses pemeliharaannya membutuhkan waktu sekitar tiga bulan dengan anggaran bantuan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) mencapai Rp 6,4 miliar.(leo)
