Selasa, 3 Februari 2026

Solar Langka, Pertamina: Tidak Ada Pengurangan

Berita Terkait

batampos.co.id – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar masih terjadi di wilayah Batuaji.

Solar semakin sulit didapat sehingga antrean panjang kendaraan tak terelakkan di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) yang memiliki stok solar di wilayah tersebut.

Seperti yang terjadi di SPBU Codo, di samping Ruko Air Mas, Sagulung, Jumat (25/9/2019) pagi.

Ratusan kendaraan roda empat berbahan bakar solar antre panjang dan mengular hingga ke Jalan R Suprapto.

Banyak kendaraan dengan BBM solar memutar rute dan antre ke sana karena SPBU lain kehabisan stok solar.

Pantauan di lapangan, antrean kendaraan solar ini cukup mengganggu arus lalu lintas di Jalan R Suprapto depan SPBU, sebab mempersempit ruas jalan.

Sejumlah sopir kendaraan dengan BBM solar mengaku tak punya pilihan lain sebab tak ada lagi SPBU di sana yang memiliki stok solar.

Kendaraan antre untuk mengisi bahan bakar permium di SPBU Tanjunguncang, Batuaji,. Dalam beberapa hari terakhir, BBM jenis premium, pertalite, dan solar mengalami kelangkaan. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

”Dari pada tak kerja hari ini, tetap ikut antre. Tak bisa beli eceran karena kami kerja sepanjang hari,” ujar Farid, sopir kendaraan truk yang dijumpai di SPBU Codo.

Roni, pengendara lainnya mengaku, situasi seperti ini kerap terjadi dan sudah berlangsung lama.

”Bukan sesuatu yang baru jika harus antre panjang seperti ini. Tak tahu apa persoalannya tapi setiap mau akhir pekan selalu begini,” kata Roni.

Pihak SPBU saat dikonfirmasi umumnya mengaku belum ada pengiriman dari Pertamina. Mereka mengelak jika pasokan solar dikurangi.

”Stok stabil cuma belum diantar saja,” ujar petugas SPBU Tembesi.

Sementara itu, Unit Manager Communication Relations & CSR MOR I Pertamina, Roby Hervindo, menegaskan, tidak ada pengurangan pasokan solar terkait kelangkaan antrean panjang kendaraan yang terjadi di sejumlah SPBU di Batuaji.

”Untuk solar tidak ada pengurangan karena sudah ada intruksi dari pusat untuk menyalurkan,” ujar Robby saat dikonfirmasi, Jumat (25/10/2019).

Sebelumnya, Roby menyebutkan untuk penyaluran BBM solar rata-rata 50 ribu liter per hari.

Jumlah ini sama dengan penyaluran pada bulan lalu.

”Penyaluran kita awal september ini sama dengan bulan lalu. Jadi tidak ada pengurangan,” sebut Roby.(eja,une)

Update