batampos.co.id – Dua anak perempuan yang belum diketahui namannya, ditelantarkan orangtuanya yang diketahui bernama Ila, sejak sepekan lalu.
Kini, kedua anak yang usianya sekitar 3 dan 4 tahun itu dititipkan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Batam, di Rumah Perlindungan Sosial Anak Bunga Rampai di Panti Rehabilitasi Nilam Suri, Nongsa, Kota Batam.
Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial, Dinsos PM Batam, Chitra Widya, mengatakan, kedua anak itu saat ini dalam kondisi baik dan sehat.
Hingga kini, pihaknya masih berusaha mendapatkan informasi dari kedua anak tersebut mengenai orangtuanya.
”Masih kami coba cari tahu. Namun, saat ini kedua anak tersebut tidak banyak bicara,” ujarnya.
“Bahkan untuk namanya saja, mereka tidak tahu. Mereka hanya panggil dirinya kakak dan adik,” kata dia lagi, Jumat (25/10/2019).
Ia mengungkapkan, kasus penelantaran anak ini baru pertama kali terjadi sepanjang 2019 ini.
Menurutnya, ada banyak faktor yang bisa menyebabkan orangtua menelantarkan anaknya.

Namun yang paling umum akibat faktor ekonomi. Orangtua tak sanggup lagi mengurusi kedua anaknya, sehingga memutuskan untuk meninggalkan mereka.
”Kami juga meminta keterangan dari pemilik rumah tempat anak ini ditinggalkan,” jelasnya.
“Karena sudah lima hari berada di rumah tersebut, orangtua anak itu tidak kunjung datang menjemput,” ujarnya lagi.
Perempuan yang pernah bertugas di Kantor Satpol PP Batam ini menambahkan, pihaknya juga masih berupaya menemukan orangtua anak tersebut.
Chitra mengatakan, kedua anak diantarkan pihak Polsek Sekupang agar bisa ditangani.
”Orangtuanya masih belum kami temukan, bagi mereka yang merasa kenal dengan kedua anak ini, silakan datang ke Dinsos,” ujarnya.
“Nanti akan kami pertemukan kembali dengan kedua anak tersebut,” kata dia lagi.
Kapolsek Sekupang, AKP Ulil Rahim, membenarkan kedua anak itu ia serahkan ke Dinas Sosial Kota Batam untuk dirawat, sembari mencari orangtuanya.
Ia mengungkapkan, kedua anak itu awalnya diantarkan ke Polsek Sekupang oleh Siti, wanita yang mengaku teman Ila, orangtua si anak.
Kedua anak itu diantar ke Polsek setelah ditinggal lima hari di rumahnya oleh Ila.
”Jadi, waktu itu orangtua anak ini (Ila) menginap di rumah temannya (Siti) yang ada di Sekupang,” jelasnya.
“Namun, saat ditinggal salat Subuh, orangtua anak ini sudah tidak ada. Pergi tanpa pamit,” paparnya lagi.
Setelah menunggu selama lima hari, orangtua dari kedua anak itu tak datang untuk menjemput anaknya.
“Akhirnya diantar temannya itu ke Polsek Sekupang,” ujarnya.
Karena itu, agar anak ini mendapatkan perhatian, pihaknya mengantarkan anak tersebut ke Kantor Dinsos-PM untuk dirawat hingga orangtuanya ditemukan atau datang untuk menjemput kedua anaknya.
”Sudah di Dinsos. Kemarin (Kamis, 24/10) teman orangtuanya mengantarkan ke kantor kami,” ujarnya.(yui)
