batampos.co.id – Penertiban pedagang di Pasar Induk, Jodoh, sedang berjalan. Dua uni alat berat dikerahkan tim terpadu untuk merobohkan bangunan-bangunan liar di sekitar lokasi.
Sementara para pedagang yang terkena dampak terlihat pasrah saat lapaknya dirobohkan. Mereka terlihat duduk sembari melihat bangunan-bangunan semi permanen rata dengan tanah.
Meski penertiban berjalan lancar, namun beberapa pedagang sempat melakukan penolakan.

Mereka membentangkan spanduk bertuliskan DPD APKLI menolak pengusuran dan pengosongan pasar induk.
Dalam penertiban itu, ada sekitar 900 personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP dan Ditpam BP Batam.(nto)
