batampos.co.id – Nomi, salah seorang pedagang Pasar Induk Jodoh tidak dapat menahan emosinya ketika melihat kios tempatnya berjualan dirobohkan oleh tim terpadu dengan menggunakan alat berat.
Ia sempat histeris ketika kedua matanya menatap ke arah lapak miliknya yang sudah rata dengan tanah.
Tidak lama kemudian, Nomi langsung tidak sadarkan diri atau pingsan. Melihat itu personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) langsung memberikan pertolongan.

“Dimana hati nurani Pemko Batam ini, kami orang kecil pak, bukan begini caranya,” teriak salah seorang ibu yang tidak terima kiosnya dibongkar.
Karena adanya penertiban maka ruas jalan yang menuju ke Pasar Induk dialihkan.para pengendara dialihkan ke arah Jalan Pantun dan satu lagi diarahkan menuju arah Hotel Pasifik.(nto)
