batampos.co.id – Anggota Komisi I DPRD Kota Batam meminta Pemko Batam menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari berbagai sektor.
Ada beberapa titik yang perlu dimaksimalkan, salah satunya adalah Tempat Pemakaman Umum (TPU) Seitemiang yang semestinya bisa dikelola Pemko Batam.
”Kalau saya berharap TPU Seitemiang dikelola oleh Pemko,” kata anggota Komisi I, Muhamad Fadhli, Rabu (30/10/2019).
“Di sana banyak uang yang masuk, yang saya dengar setiap hari selalu saja ada yang meninggal. Kenapa ini tidak dimaksimalkan. Toh selama ini juga orang yang berduka juga bayar,” kata dia lagi.
Menurut Fadhli, dalam setahun, potensi uang ratusan juta bisa didapatkan dari TPU Seitemiang.
Dari situ lanjutnya bisa menutupi sebagian defisit anggaran yang hampir setiap tahun dialami Pemko Batam.

Hal lain yang perlu ditingkatkan adalah memaksimalkan pendapatan dari parkir tepi jalan. Saat ini, menurutnya, banyak parkir siluman yang hanya menguntungkan orang-orang tertentu tanpa ada kontribusinya ke PAD Pemko Batam.
”Lihat sistem perparkiran kita. Potensinya sangat tinggi, tetapi realisasinya sangat rendah,” jelasnya.
“Ini yang perlu dibenahi. Hanya menguntungkan sebagian kecil oknum yang bermain,” ujarnya lagi.
Politikus PPP tersebut, meminta agar pengelolaan parkir dinolkan atau tidak dipungut biaya sama sekali.
”Dinolkan saja dulu, jangan dipungut retribusi dan kemudian mari kita sama-sama melakukan pembinaan,” katanya.
Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Jefri Simanjuntak, juga menilai bahwa sistem perparkiran di Batam masih sangat jauh dari yang diharapkan.
Ia berharap Dishub terus melakukan pembenahan dan melakukan perbaikan.
Menurutnya, potensi parkir sangat tinggi tetapi penerimaan tidaklah signifikan.
Ia berharap ada keseriusan dari Dishub untuk melakukan penataan parkir. Minimnya realisasi PAD dari parkir pinggir jalan harusnya tidak terulang di 2020 mendatang.
”Ini harus ditata. Potensi parkir di Batam itu sangat besar. Tetapi realisasinya selalu minim,” ujarnya.(ian)
