batampos.co.id – Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Kepri pada September turun di banding Agustus, sebesar 13 persen. Dari 265.718 kunjungan pada Agustus, turun menjadi 231.753 kunjungan di September.
”Penurunannya sebesar 184.077 kunjungan,” ungkap Rahmad Iswanto, Kepala Bidang Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik Kepri, Sabtu (2/11/2019).
Bintan yang turun dari 55.640 kunjungan menjadi 50.237 kunjungan.
Tanjungpinang dari 15.668 kunjungan menjadi 12.811 kunjungan.
Karimun dari 10.333 kunjungan menjadi 8.412 kunjungan.
Jumlah kunjungan wisman berdasarkan asal negara juga otomatis ikut mengalami penurunan. Contohnya kunjungan wisman Singapura yang pada Agustus mencapai 129.333 kunjungan, turun menjadi 116.428 kunjungan, atau turun sekitar 10 persen.

Foto: batampos.co.id / Cecep Mulyana
”Kunjungan turis Tiongkok juga turun dari 26.767 menjadi 21.854. Turis asal Malaysia juga turun dari 28.980 menjadi 24.877 kunjungan,” sebutnya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Batam, Ardiwinata, mengatakan upaya yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk meningkatkan kunjungan wisman di penghujung tahun yakni mempromosikan enam objek destinasi wisata baru.
”Keenam objek pariwisata tersebut yakni, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, kawasan Tanjungriau, Museum Batam, Jembatan 1 Barelang, Dendang Melayu, dan Pulau Puteri,” paparnya.
Ia mengungkapkan, keuntungan yang diperoleh dari mempromosikan enam objek wisata ini adalah peningkatan ekonomi bagi masyarakat sekitar dan Pemko Batam sendiri.
”Nanti lokasi-lokasi tersebut akan dikelola dan ditata agar nyaman untuk wisatawan. Untuk Kampung Tua Tanjungriau karena sudah terkenal dengan kulinernya akan dikembangkan lagi,” pungkasnya. (leo)
