batampos.co.id – Pemko Batam menghijaukan kembali tepi-tepi jalan Batam dengan berbagai taman usai proyek pelebaran jalan.
Walau sebagian titik taman belum sepenuhnya ditata estetik, namun ada juga taman-taman yang dinilai cukup baik dan menarik warga.
Seperti, taman di sekitar Simpang Tiga Baloi dekat Polsek Lubukbaja.
”Saya lihat ada ramai-ramai datang setiap Minggu pagi biasanya. Kayak perawat-perawat, mobil Puskesmas, warga dan lainnya,” kata seorang pekerja bangunan, Rian yang kerap melewati lokasi tersebut dan bekerja tidak jauh dari lokasi ini, Minggu (3/11/2019).
Pantauan Batam Pos, tanaman atau bunga di taman ini tumbuh dengan baik, bahkan di sediakan tempat duduk dan beberapa jalan setapak.
Lokasi ini dikerjakan oleh Puskesmas se-Batam. Itu bisa dilihat dari ada beberapa pelang masing-masing puskesmas pada setiap bidang yang berbeda.
Warga lain yang juga berharap taman dan area terbuka hijau diperbanyak adalah Siti Khatijah, warga Batuampar.
Ia mengakui, keberadaan taman menambah estetika kota. Namun, kata dia, jumlah taman mesti diperbanyak di berbagai penjuru Batam.

”Kalau bisa di satu kecamatan itu ada dua hingga taman yang bagus dan memadai, jadi itu bisa jadi tempat rekreasi warga,” kata dia.
Sejatinya, Pemko Batam melalui Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan Kota Batam (Disperkimtan) telah menugaskan semua OPD untuk ikut merawat taman.
”Kegiatan ini tetap terus berjalan, sudah perintah Wali Kota (Muhammad Rudi),” kata Kepala Disperkimtan Batam Eryudhi Apriadi, belum lama ini.
Sementara itu, Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengakui, taman Batam memang perlu ditingkatkan.
Ia menilai taman Batam belum memadai. Padahal, taman yang bagus erat kaitannya pariwisata yang kini dikembangkan Pemko Batam.
”Taman kita masih belum elok untuk dilihat. Pohon baru ditanam, tak hidup,” ucap Rudi.
Hal ini menjadi alasan dirinya menugaskan Disperkimtan membagi tugas pada OPD untuk ikut merawat taman.
”Jaga pohon tersebut, kalau besar dan dibawahnya menyejukkan orang di bawahnya, pahala kan tak putus,” imbuh dia.
Tidak hanya itu, ia mengaku penataan taman pernah disarankan Tjahjo Kumolo sewaktu mejabat (Mendagri).
Tjahjo yang kini menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, kata Rudi, mengapresiasi perkembangan infrastrukur Batam.
Akan tetapi Sang Menteri meminta taman juga harus diperbaiki.
”Jalan yang kita buka ia sampaikan terima kasih, tapi ekor ungkapan yang ia sampaikan bercabang, dia bilang tinggal tamannya yang belum sempurna,” imbuh Rudi, mengulang percakapannya dengan Tjahjo.(iza)
