batampos.co.id – Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kota Batam menggelar kegiatan pengambilan sumpah kepada 250 perawat di Batam.
Pengambilan sumpah perawat digelar di aula PIH Batam Center, Minggu (3/11) siang.
Menurut Ketua DPD PPNI Kota Batam, Candra Kamal, pengambilan sumpah perawat wajib bagi profesi perawat karena berkaitan dengan Surat Izin Praktik Perawat (SIPP).
”Kalau perawat tak mengantongi SIPP, maka tak boleh berpraktik atau bekerja di instansi pemerintah ataupun swasta,” jelasnya.
“Makanya perawat wajib mengikuti sumpah perawat untuk mendapatkan surat tanda registrasi (STR) perawat,” ujarnya lagi.
Sementara itu, Ketua DPW PPNI Provinsi Kepri, Adil Candra, menegaskan, sumpah perawat ini juga untuk mengubah mindset lama.
”Kalau mindset lama, baik perawat maupun masyarakat umumnya melihat perawat itu pembantu dokter, itu salah,” ujarnya.

“Perawat itu merupakan mitra kerja dokter,” jelasnya lagi.
Menurut Adil, panggilan akrabnya, perawat juga digembleng melalui pendidikan khusus yang hampir sama dengan dokter. Hanya saja kewenangannyalah yang berbeda.
”Dokter itu mengobati, sedangkan perawat adalah pihak yang bertugas merawat, melakukan perawatan ke pasien,” terangnya.
Sayangnya, mindset lama menempatkan perawat sebagai pembantu dokter. Itu terkadang perawat sendiri yang sulit mengubahnya.
Misalnya di rumah sakit, kalau datang dokter, perawat selalu ketakutan, seakan memposisikan diri sebagai pembantunya dokter.
”Itulah yang kami minta, ubah mindset itu. Dokter adalah mitra perawat,” tegasnya.
Selain itu, pihak DPD PPNI Kepri sedang berusaha agar profesi perawat lebih dihargai, khususnya dari segi pendapatan atau gaji.
Karena hingga saat ini gaji para perawat masih sangat minim. Sementara tugas perawat sendiri tak kalah vital dibandingkan tugas dokter dalam dunia medis.
”Jujur, perawat gajinya kalah jauh dengan pekerja di perusahaan,”
tuturnya.
“Padahal sekolahnya khusus. Ini yang lagi kami perjuangkan agar profesi perawat itu mendapatkan tempat yang layak sesuai kemampuan yang dimilikinya. Apalagi, tugas dan tanggung jawabnya besar,” tegasnya.
Saat ini, jumlah perawat di Batam yang terdaftar di PPNI sebanyak 1.882 orang. Bahkan bila ditotal yang belum terdaftar, jumlahnya bisa mencapai 4 ribuan orang.(gas)
