batampos.co.id – Ketua komisi III DPRD Kota Batam Werton Panggabean mengatakan, di 2020 mendatang ada dua titik pemasangan traffic light di Batam dengan anggaran Rp 1,5 miliar. Satu lampu merah di Lubuk Baja dan satu lagi di sekitar Tiban Center, Sekupang.
“Memang sudah disampaikan bahwa yang akan dibangun tersebut ada dua titik. Yakni di Lubukbaja tidak jauh dari Polsek itu. Itu kan lagi pelebaran jalan. Baru kemudian ada juga di Tiban Center, di sana juga lagi pelebaran jalan juga,” katanya.
Werton mengatakan, saat ini memang masih ada beberap titik jalan yang perlu dipasang traffic light atau lampu merah.
Bahkan sudah ada sebelumnya yang sudah sempat dipasang tetapi dibongkar kembali dengan alasan yang tidak jelas.

“Kalau sebenarnya, masih ada beberapa titik yang butuh lampu merah ini. Kalau masalah anggaran untuk pembangunan lampu merah ini, mungkin mereka ada kajiannya,”katanya.
Sementara itu, beberapa waktu lalu, Kabid Lalu Lintas Dishub Batam, Edward Purba mengatakan, titik pemasangan lampu merah di batam masih sangat kurang. Tetapi karena keterbatasan anggaran, maka akan dilakukan bertahap.
“Kalau tahun ini di Nagoya sudah ada yang baru kita bangun. Memang kalau permintaan masih banyak tetapi anggaran kita sangat terbatas,” katanya.
Sementara itum, Hasan, warga Dapur 12 Sagulung meminta Pemko Batam untuk membangun lampu merah di perempatan Simpang Nato.
Di sana sudah sempat dibuat lampu merah tetapi kemudian dibongkar oleh Pemko Batam.
“Kami tidak tahu kenapa kok dibongkar ya. Tetapi di sini memang sudah harus ada. Sering terjadi kecelakaan karena memang jalan ini selalu ramai. Kalau bisa dibangun lagi lampu merah di sini,” pintanya.(ian)
