Senin, 13 April 2026

Angkot di Batam Banyak yang Mogok, Ini Penyebabnya

Berita Terkait

batampos.co.id – Dinas Perhubungan Kota Batam gelar razia kelengkapan kendaraan angkutan penumpang dan barang di depan Sentosa Perdana (SP) Plaza Mall, Rabu (6/11/2019) pagi.

Razia dengan sasaran pengujian kendaraan bermotor atau KIR ini menyebabkan banyak angkutan kota (angkot) jenis Bimbar dan Keri yang mendadak mogok di sepanjang jalan R Suprapto, Batuaji.

Pantauan di lapangan, angkot-angkot yang mendadak mogok ini berjejer di sepanjang jalan dua jalur baik yang ke arah Batuaji ataupun sebaliknya.

Angkot-angkot ini diparkirkan bergitu saja di pinggir jalan dan ditinggalkan oleh masing-masing sopir.

Situasi yang tak lazim ini berlangsung hingga pukul 11.00 WIB saat petugas menyudahi proses pemeriksaan kelangkapan dan kelayakan kendaraan tersebut.

Selesai operasi angkot-angkot tadi kembali normal dan beroperasi seperti biasa. Angkot yang mendadak mogok ini umumnya tidak laik beroperasi.

Seperti bemper bercopotan, pintu diikat pakai tali hingga mengeluarkan asap yang berlebihan.

Mereka lolos dari operasi ini dengan cara mendadak mogok tadi untuk menghindari pemeriksaan petugas.

Kasi pengawasan dan ketertiban berlalulintas Dishub Batam, Ade Candra, tidak menampik banyak angkot yang tak layak jalan di Kota Batam.

Angkutan umum dengan badan kendaraan terlihat rusak melintas di Jalan R Suprapto, Sagulung, beberapa waktu lalu. Dishub Batam akan menertibkan angkutan umum tak laik jalan. Foto: Dalil Harahap/batampos.co.id

Namun demikian dia dan timnya tetap berpikir positif mungkin saja benar-benar mogok atau sang sopir sedang istrahat siang.

“Tapi untuk penertiban dan pemeriksaan KIR ini tetap kami lakukan secara rutin. Minimal sekali seminggu,” jelasnya.

“Kalau cuaca bagus bisa dua sampai tiga kali seminggu. Boleh hindar hari ini, besok atau lusa pasti kena juga,” kata Ade lagi.

Penertiban ini untuk meningkatkan kepatuhan pengendara khususnya kendaraan angkutan penumpang dan barang terhadap kelayakan kendaraan mereka.

Ini juga untuk menekan angka kecelakaan lalulintas di jalan raya sebab kondisi nyata angkutan penumpang dan barang di Batam banyak yang bermasalah.

Banyak yang tak laik beroperasi sehingga penertiban KIR ini terus dimaksimalkan kedepannya.

“Yang bermasalah dengan KIR, mobilnya kami bawa. Pemilik kendaraan harus urus sampai hidup KIRnya,” tegas Ade.

Penertiban yang berlangsung hingga tiga jam kemarin ada puluhan kendaraan angkutan umum (penumpang dan barang) yang diamankan petugas.

Kendaraan-kendaraan ini bermasalah dengan KIR sehingga harus diproses sampai tuntas.

“Untuk kendaraan roda dua dan roda empat lainnya tetap diperiksa oleh kepolisian. Ini gabungan polisi dan PM juga,” ujar Ade.

Upaya penertiban kelaiakan kendaraan angkutan umum terutama angkot ini disambut baik masyarakat pengguna jalan di Batuaji.

Masyarakat berharap agar seluruh angkot yang ada diperiksa satu persatu sebab umumnya sudah tak laik beroperasi.

Ini sangat membahayakan penumpang dan pengendara lain sebab angkot yang ada umumnya ugal-ugalan di jalan raya.

“Kalau dapat yang memang tak laik beroperasi sebaiknya jangan dilepas lagi karena sangat berbahaya bagi penumpang dan pengandara lain,” harap Jordi, pengendara sepeda motor di lokasi razia.(eja)

Update