batampos.co.id – Sudah hampir dua pekan bekas galian pipa instalasi pengolahan air limbah (IPAL) BP Batam di Perumahan Legenda Bali, tak kunjung diaspal.
Saat ini, kondisinya memprihatinkan karena bekas galian itu di beberapa titik membelah jalan perumahan menjadi dua.
Bahkan, ada pipa besar yang dibiarkan terletak di tengah jalan. Saat hujan, maka akan menimbulkan genangan air.
Batam Pos juga melihat di satu titik ada bekas galian yang ditimbun secara asal-asalan. Timbunannya bercampur dengan pecahan batu bata dan kayu yang dapat mengganggu kenyamanan berkendara warga setempat.

”Katanya mau diperbaiki dalam dua hari. Tapi sudah hampir dua minggu, belum ada diperbaiki sama sekali,” ungkap warga setempat, Hidayat, Selasa (5/11/2019).
Hidayat menuturkan, dulu sempat ada mobil yang terperosok di bekas galian Ipal. Saat itu, bekas galian yang ditimbun seadanya sangat rapuh karena sering hujan.
”Kalau tak kunjung diperbaiki nanti ada lagi yang terperosok. Ini mengganggu kenyamanan kami juga,” tuturnya.
Menanggapi hal tersebut, kontraktor Hansol yang mengerjakan proyek Ipal BP Batam pun angkat bicara.
Manajer Konstruksi Hansol, Yeo Seok Ho, mengatakan, akan segera turun ke lapangan untuk mengecek kondisi terakhir.
Dari hasil pembicaraan dengan Batam Pos, ia tampaknya belum tahu masih ada bekas galian Ipal yang belum diperbaiki oleh subkonnya.
”Kami akan perbaiki dalam minggu ini,” ujarnya.(leo)
