batampos.co.id – Pembangunan Masjid Sultan Mahmud Riyat Syah terus dilanjutkan. Tahun depan, Pemko Batam kembali menganggarkan Rp 40 miliar untuk pembangunan lima menara lagi.
Artinya sesuai rencana awal, masjid kebanggan masyarakat Batam ini nantinya akan memiliki enam menara.
“Masjid Sultan Mahmud memang dirancang dengan enam menara. Satu menara pandang dan 5 menara untuk mempercantik dan sebagai pasak bangunan,” kata Kepala Dinas Cipta Karya Tata Ruang kota Batam, Suhar, Selasa (5/11/2019) di DPRD Batam.
Diakuinya, pembangunan lima menara masjid itu sebenanarnya tergabung dalam kontrak multiyears Masjid Sultan Mahmud Riyat Syah.

Hanya saja saat pembangunan berlangsung terdapat kebutuhan dan penyesuaian-penyesuaian lain sehingga ke-5 menara ini harus ditunda dan menjadikannya terpisah.
“Kita pending dan tidak masuk kontrak sekarang. Tetapi memang sudah kita siapkan mulai dari kontruksi dan sebagainya. Kita usulkan kembali di tahun 2020,” jelasnya.
Suhar menjelaskan, menara pandang sendiri memiliki tinggi sekitar 99 meter. Sementara itu untuk 5 menara lainnya memiliki tinggi 77 meter. Kelima menara ini nantinya, tambah Suhar akan mengelilingi setiap sudut kubah utama dan setiap sudut koridor masjid.
Selain menambah 5 menara nantinya juga akan dianggarkan untuk kelengkapan fitur masjid seperti anggaran untuk karpet, ac, ornamen serta lighting. Kesemua ini menjadi kontrak terbaru yang diusulkan Dinas Cipta Karya Tata Ruang kota Batam.
“Karena kontrak pertama selesai 30 November 2019, makanya untuk ini kita buat kontrak baru dan lelang baru tentunya,” ucap Suhar.(rng)
