batampos.co.id – Tahun 2020 mendatang, Pemko Batam akan kembali menggelar pasar sembako murah.
Tak tanggung-tanggung ada sekitar 19.200 paket sembako yang akan dibagikan ke warga di Batam dengan anggaran sekitar Rp 10,9 miliar.
Anggota komisi II DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho, mengatakan, paket sembako murah itu akan dibagikan dalam dua tahap. Pertama sebelum lebaran dan kedua sebelum perayaan natal atau akhir tahun.
“Tapi sembako murah ini tetap akan dibayar oleh warga. Kalau dari Pemko mengatakan sekitar Rp 50 ribu setiap paketnya,” ujarnya.
Sembako murah ini berisi beras, gula dan minyak goreng. Ia berharap pembagian Sembako ini jangan menjadi alat politik untuk orang atau tokoh tertentu. Di mana tahun 2020 Batam akan menggelar pemilihan kepala daerah.

“Harapan kita jangan ada yang berpolitik di sini. ini adalah murni dari uang rakyat dan kemudian dikembalikan ke rakyat,” tambahnya.
Hal yang sama disampaikan Yunus Muda, sekretaris komisi II DPRD Kota Batam. Ia mengatakan dalam beberapa kegiatan pembagian Sembako murah seperti tahun lalu ada oknum yang menjadikannya sebagai alat politik.
“Kebetulan tahun 2020 adalah tahun politik. Jadi harus benar-benar ini bebas dari unsur politik. Jangan ada yang numpang di kegiatan ini,”katanya.
Menurut Yunus, semua pihak termasuk anggota dewan harus aktif untuk melakukan pengawasan dalam kegiatan tersebut.
Di mana uang untuk membeli Sembako tersebut adalah uang yang dipungut dari rakyat melalui pajak dan sebagainya, dan kemudian akan dikembalikan ke rakyat melalui program yang ada.
“Jadi saya ulangi, tidak ada politik di sini. Jadi harus murni program yang memang bertujuan untuk membantu dan meringankan warga kurang mampu. Dan penerima bantuan ini juga harus objektif,” ujarnya.(ian)
