batampos.co.id – Ada seorang polisi, AKBP Saptono yang terekam kamera memberikan selembar uang Rp 100 ribu kepada pengendara yang tidak diketahui namanya.

Saptono ialah Kapolres Kudus.

Dari video yang beredar luas di media sosial terekam awalnya Saptono menghentikan seorang pemotor berhelm warna biru.

Pemotor tersebut tak melakukan pelanggaran lantaran membawa SIM dan STNK. Saptono yang dalam kesempatan itu mengenakan topi lantas tergelak saat memeriksa dompet yang dibawa pemotor.

“Lengkap (surat-surat). Kita lihat dompetnya, dompetnya enggak ada (isinya). Cuma ini (isi) dompetnya,” ucap Saptono seraya menunjukkan selembar uang senilai Rp 20 ribu dari dompet pemotor yang disebut berdagang tempe dan tahu.

Lha iya, SIM-STNK lengkap, duit mung rong puluh ewu (uang cuma dua puluh ribu),” sambungnya.

Namun Saptono bukan mempermalukan si pemotor. Melainkan malah memberikan selembar uang Rp 100 ribu kepada pemotor tersebut.

“Saya tambahi biar ada merahnya (uang Rp 100 ribu), bonus,” kata dia sembari memasukkan uang tersebut ke dalam dompet pemotor yang tersenyum.

Video lantas diakhiri dengan jabat tangan antara keduanya.

Pak Kapolres memberi tambahan uang saku pada pemotor.

Momen langka tersebut lantas menjadi buah bibir di kalangan netizen. Sebagian besar memberikan komentar positif dan mengapresiasi perbuatan Sang Kapolres. Lantaran dianggap masih ada polisi yang baik hati di tengah maraknya oknum yang mencoreng nama baik kepolisian.

“Pak Kapolres kok beneh temen. Mbok ya aku dirazia Pak, dompetku isine bon bonan warung (Pak Kapolres kok baik bener, coba aku juga dirazia, dompetku isinya bon utang warung),” tulis akun facebook atas nama Endro pada video yang diunggah akun Okune Shop.

“Coba kalau polisi di negeri ini semua seperti Pak Kapolres, sopir Indonesia pada makmur,” ungkap akun facebook atas nama Jete Pratama.

Sementara akun dengan nama Alif Wijaya Sukendro turut mengungkap sosok kapolres. Kata Alif, sang kapolres memang dikenal baik hati.

“Itu Bapak Tono, mantan kapolresku, Kapolres Blora. Memang benar beliau orangnya bermasyarakat. Ramah dan tak memandang orang bawah. Beliau sungguh baik. Itu cermin yang baik dan patut dicontoh sama bawahannya. Agar mitra kepolisian namanya lebih baik lagi,” demikian bunyi komentarnya. (luk)