batampos.co.id – Pembahasan Anggaran komisi DPRD kota Batam bersama sejumlah dinas mitra kerjanya telah selesai. Hasil pembahasan komisi ini nantinya akan dilaporkan ke Badan Anggaran (Banggar) untuk selanjutnya dibahas bersama tim anggaran pemerintah daerah Pemko Batam.
“Pembahasan dengan seluruh mitra kerja komisi I telah selesai. Hari ini kami akan kami sampaikan ke banggar,” kata anggota Komisi I DPRD kota Batam, Utusan Sarumaha, Jumat (8/11/2019).
Diakuinya, ada sejumlah keputusan yang diambil komisi I. Salah satunya menyangkut anggaran publikasi di Kominfo yang dinilai sangat besar yakni Rp 7,8 miliar.
“Anggaran ini kami anggap terlalu bombastis. Makanya kita potong kurang lebih Rp 3,5 miliar,” katanya.
Selanjutnya anggaran formasi pegawai negeri sipil di Badan Kepegawaian Daerah Sumber Daya Manusia (BKD-SDM) Pemko yang di dalam Rencana kegiatan anggaran diusulkan 400 orang.
Sementara formasi pegawai negeri untuk Batam dari pusat hanya untuk140 orang.

“Jadi biayanya kita sepakati sesuai formasi dari pusat yakni untuk 140 orang,” tambahnya.
Selanjutny, Komisi I juga memangkas dua kegiatan sosialisasi pemilu di Kesbangpolinmas Kota Batam.
Pertimbangannya adalah kegiatan yang sama juga dilakukan KPU sebagai lembaga independen penyelenggara pemilu.
“Kami minta kegiatan ini dipusatkan di KPU dan tentunya KPU juga sudah mendapatkan suntikan dana dari pemerintah yang bisa dimaksimalkan kesana,” beber Utusan.
Ditambahnya, dua kegiatan sosialisasi pemilu yang dipangkas di kesbangpol sebesar Rp 38 juta.
“Apa yang menjadi alasan dan pertimbangan dari pemangkasan ini nantinya akan kita sampaikan ke banggar,” katanya.
“Intinya secara umum pemangkasan kita anggap untuk efisiensi dalam mencegah terjadinya defisit anggaran,” tutur Ketua Fraksi Hanura itu.(rng)
