batampos.co.id – Kantor Pengadilan Agama (PA) Kelas I Batam mendapatkan kunjungan dari Tim Evaluator Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara, Reformasi dan Birokrasi (Menpan-RB), Jumat (8/10/2019).

Kasubdid Pemantauan dan Evaluasi Tindak Lanjut Pengaduan Masyarakat, Kemenpan-RB, Galih Hadiwijaya, mengatakan, kunjungan kali ini bertujuan untuk meninjau pelaksanaan pelayanan publik di Kantor PA Batam.

PA Batam kata dia, merupakan salah satu pengadilan yang ditunjuk Makamah Agung (MA) sebagai percontohan untuk zona terintegritas bebas pungli.

“Iya kami memastikan kalau layanan ini benar-benar bebas pungli dan biaya di luar ketentuan,” ujarnya.

“Tadi saya sudah mengecek ruang pelayanan dan hasilnya cukup baik,” kata dia lagi.

Hasil evaluasi ini akan dibawa ke Jakarta untuk dibahas bersama. Salah satu yang menjadi pelayanan yang cukup bagus menurutnya adalah pendaftaran online jalannya sidang.

“Mereka (pemohon, red) bisa langsung mengecek sidang sampai dimana prosesnya,” ujarnya.

Ketua PA Kelas I Batam, Mazharuddin (tiga dari kanan) bersama Tim Evalutor Kemenpan-RB berfoto bersama, Jumat (8/11/2019). Foto: Yulitavia/batampos.co.id

Hal itu lanjutnya sangat efisiens dari segi waktu. Sehingga masyarakat tidak menunggu cukup lama di pengadilan.

“Mereka bisa lihat sidang berjalan sudah sampai mana, jadi mereka bisa siap-siap dengan nomor antrean yang mereka punya,” paparnya.

Ia mengatakan, hasil ini juga akan disampaikan dalam pembahasan berikutnya. Terobosan yang dilakukan PA Batam akan dibandingkan dengan hasil evaluasi di pengadilan lainnya.

“Hasilnya paling lambat awal Desember nanti. Pengadilan mana yang mendapatkan penilaian terbaik dan cocok dijadikan role model zona integritas,” tambahnya.

Ketua PA Kelas I Batam, Mazharuddin, berharap, apa yang sudah dipersiapkan dalam mendukung zona integritas bisa mendapatkan hasil terbaik.

Semua sistem sudah online serta pelayanan sudah satu pintu dan lebih tertata.

“Alhamdulillah, tadi saya sudah menjelaskan mengenai pelayanan yang ada di sini,” paparnya.

“Responnya sangat baik dan kami berharap hasilnya juga yang terbaik,” sebutnya lagi.

Ia menambahkan seluruh pelayanan sudah berjalan transparan. Semua biaya dilakukan melalui bank. Pihaknya juga menegaskan pegawai tidak menerima imbalan dalam bentuk apapun.

“Zona integritas ini sangat penting bagi pelayanan kami. Karena masyarakat pasti mengnginkan pelayanan yang terbuka, jelas dan cepat,” ujarnya.(yui)