batampos.co.id – Perwira TNI AL, Lettu Arif Aryo Prakoso ditemukan tidak bernyawa di dalam kamarnya dengan wajah tertutup plastik, Kamis (7/11/2019).

Kejadian tersebut pertama kali diketahui sang nenek, Sutikah. Sutikah kaget saat kamar cucunya terbuka, Arif sudah tidak bernyawa dengan wajah tertutup kresek putih.

Sutikah mengetahui cucunya meninggal setelah melihat posisi tidurnya berbeda. Serta ada kresek putih menutupi mukanya.

Kondisi itu terlihat setelah dia mengintip dari jendela kamar cucunya yang kebetulan ada sedikit celah.

Warga yang datang tidak berani mendobrak pintu dari luar. Mereka tetap menunggu kedatangan pihak berwajib.

Kamar korban baru didobrak sekitar pukul 14.00. Itu pun dilakukan setelah kesatuan korban dan tim Inafis Polrestabes Surabaya datang ke rumahnya.

Semasa Hidup: Lettu Arif Aryo Prakoso bersama keluarga (Repro/jpg)

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran enggan berkomentar panjang mengenai meninggalnya perwira TNI AL tersebut.

Namun, Sudamiran tidak menampik saat ditemukan, kepala korban tertutup kresek. Namun, polisi asal Ngawi itu menyebut tidak ada tanda penganiayaan pada tubuh korban.

’’Nihil bekas kekerasan,” ucapnya. ’’Konfirmasi lebih lanjut sebaiknya ke AL langsung,” tambahnya.

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada II Letkol Laut (P) Djawara H.T. Whimbo mengatakan sudah mendengar soal meninggalnya Lettu Arif.

Dia membenarkan bahwa korban merupakan anggota TNI-AL yang bertugas di Koarmada II. ’’Memang benar. Yang bersangkutan anggota (TNI-AL, Red),” katanya.

Hanya, terkait penyebab dan kronologinya, Whimbo belum bisa memaparkannya secara detail. ’’Yang jelas, Pomal sudah bergerak. Nanti kami beri informasi selanjutnya,” tegas Whimbo.(jpg)