batampos.co.id – Sebanyak 80 murid tiga Sekolah Dasar di Pulau Terong, Kecamatan Belakangpadang, tersenyum bahagia saat mendapatkan bantuan pendidikan dari bright PLN Batam, Rabu (6/11/2019).

Bantuan diberikan secara simbolis oleh Vice President of Public Relation bright PLN Batam, Samsul Bahri, dan pengurus Melayu Raya kepada perwakilan SD Negeri 12, SD Negeri 13 dan SD Negeri 14 di Pulau Terong, Kecamatan Belakang Padang.

Samsul mengatakan, Pulau Terong menjadi tempat terakhir pembagian dana CSR peduli pendidikan bright PLN Batam yang digelar dari Tanggal 4 November hingga 6 November 2019.

Dalam program ini, total ada 200 pelajar hinterland yang menerima bantuan.

“Mulai dari pelajar di Tanjung-uma, Belakangpadang, Pulau Kasu, dan sekarang di Pulau Terong,” kata Samsul.

Dalam kegiatan tersebut Samsul menjelaskan, dana CSR bright PLN Batam rutin digulirkan setiap tahun untuk membantu warga sekitar perusahan.

Vice President of Public Relation bright PLN Batam, Samsul Bahri, bersama pihak Melayu Raya dan jajaran Polsek Belakang Padang foto bersama pelajar penerima bantuan di SDN 014 Belakangpadang, Rabu (6/11/2019). Foto: Dede Hadi/batampos.co.id

“Ada tujuh progran, salah satunya pendidikan,” katanya saat memberikan kata sambutan di depan puluhan pelajar dan orang tua penerima bantuan di SD 014 Belakangpadang.

Khusus di 2019, pihaknya fokuskan untuk membantu para pelajar di hinterland. Program ini terealisasi berkat kerja sama dengan pihak Melayu Raya yang berada di bawah pimpinan Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Yan Fitri.

“Kenapa memilih hinterland, kami ingin mempersiapkan anak pulau agar menjadi pemimpin di negeri mereka sendiri,” jelasnya.

“Bagaimana mau memimpin jika tak sekolah. Karenanya ini salah satu langkah mempersiapkan SDM unggul, jangan anak kita melaut lagi,” katanya lagi.

Dalam kesempatan itu ia berjanji bantuan tersebut akan diberikan rutin hingga pelajar penerima tersebut lulus SD.

“Kami dari bright PLN Batam akan terus menyalurkan beasiswa bantuan belajar ini hingga tamat sekolah dasar,” ujarnya.

“Selagi mau sekolah, kami akan berikan beasiswa. Tapi, kalau putus di tengah jalan, beasiswanya tidak diberikan lagi,” katanya lagi.

Karena itu kata Samsul hal itu harus dijadikan motivasi bagi anak dan orang tua untuk menseriuskan anak-anaknya tamat sekolah.

Kapolsek Belakang Padang, AKP Sulam, yang hadir dalam kegiatan itu menyampaikan pentingnya anak anak usia dini mendapatkan ilmu pengetahuan, bisa baca dan menulis.

Selain itu, sebagai daerah perbatasan dengan Malaysia dan Singapura, maka Pulau Terong dan sekitarnya merupakan daerah yang sangat rawan dengan aksi penyelundupan dan kejahatan Narkoba.

” Tingkatkan kewaspadaan bagi orang tua akan bahaya narkoba,” pesannya.(gustia)