batampos.co.id – Ratu Malaysia atau Raja Permaisuri Agong Tunku Hajah Azizah Aminah Maimunah Iskandariah membagikan pengalamannya terkait susahnya ia mendapatkan keturunan.

”Saya tak malu menceritakan sekaligus berbagi kepada dunia bahwa saya pernah memiliki masalah dimana saya menghadapi kesulitan untuk mempunyai anak,” curhat Ratu Azizah saat memberikan pidatonya di acara pembukaan grand Alpha IVF dan pusat Spesialis Wanita di Encorp Strand Mall, Petaling Jaya, Jumat (8/11) lalu. Kepada pengunjung, seperti dilansir dari kantor berita Bernama.

Azizah mengatakan, semua rasa sakit yang dia alami membuatnya mengerti perasaan wanita lain atau pasangan lain ketika mereka tidak dapat memiliki anak sendiri dan fakta itulah yang memberinya keberanian untuk mendirikan Yayasan Kesuburan Tengku Azizah (TAFF).

”Di hadapan kalian saya mengungkapkan bahwa saya satu-satunya ratu di dunia yang memiliki empat anak hasil dari bayi tabung,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Ratu Malaysia ini memiliki empat anak. Keseluruhan itu ia dapatkan melalui program Fertilisasi in Vitro (IVF).

”Saya memutuskan untuk memiliki yayasan kesuburan sendiri karena ingin membantu semua wanita dan pasangan yang tidak beruntung di luar sana yang tidak dapat melahirkan anak secara normal karena kondisi medis tertentu,” ungkapnya.

”Saya tahu bagaimana rasanya ketika Anda tidak memiliki anak atau susah mendapatkan anak. Stigma yang kita miliki tentang wanita terus-menerus disalahkan untuk situasi ini. Padahal kalau boleh jujur, ini juga menjadi bagian dari masalah kesetaraan gender. Tak sepenuhnya kesalahan ada pada wanita,” ungkapnya.

Meski mendapatkan anak lewat proses bayi tabung, perempuan yang hobi memasak ini mengungkapkan rasa syukurnya. Ia juga memberikan penghormatan kepada semua tim medis dan dokter atas upaya mereka dalam memperkenalkan teknologi.

Saat ini, Malaysia menye-diakan program Smart IVF untuk membantu masyarakat miskin Malaysia, khususnya pasangan dari kelompok berpenghasilan rendah (B40) yang mengalami masalah untuk hamil. ”Biaya program dimulai dari RM13.888. Ini adalah bentuk sederhana IVF yang efektif dan memiliki tingkat kehamilan sekitar 50 persen untuk mereka yang berusia di bawah 35 tahun. Mereka juga bisa mendapatkan bantuan dari TAFF, ” ujar Direktur Spesialis Alpha IVF dan Perempuan, dokter Colin Lee.

Ia mengungkapkan, kemajuan teknologi modern dunia saat ini menyebabkan semakin tingginya risiko infertilitas dan kesulitan untuk hamil bagi para wanita.

Dalam banyak kasus, ia mengatakan wanita di daerah perkotaan kebanyakan menikah setelah mencapai usia 35 dan memiliki masalah kesuburan karena gaya hidup modern. (*)