Minggu, 14 Juni 2026

Bazar SMA Negeri 15 Batam dan AEC Diserbu Warga

BACA

batampos.co.id – SMA Negeri 15 Batam bersama Al-Ahmadi Enterpreneurship Center (AEC) mengadakan kegiatan kewirausahaan yang dikemas dalam bentuk bazar dengan menawarkan produk kreasi siswa-siswi SMAN 15 Batam di Dataran Engku Putri, Batam Center, Minggu (10/11/2019).

Kegiatan ini diikuti sebanyak 130 siswa, terbagi dalam 26 kelompok, setiap kelompok terdiri dari 5 orang.

Kepala SMAN 15 Batam, Syarifah Silvia Andriani, mengatakan, kegiatan itu masih uji coba produk hasil karya siswa-siswi saja. Para siswa-nya sudah membuat beragam produk kreasi.

”Ini murni karya inovatif mereka,” terangnya.

Syarifah mengaku, SMAN 15 Batam mendapatkan kepercayaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), sehingga ditunjuk langsung sebagai sekolah kewirausahaan di Kota Batam.

”SMAN 15 Batam adalah satu-satunya sekolah yang ditunjuk di Kota Batam, dan untuk tingkat Provinsi Kepri hanya dua sekolah,” ujarnya sambil tersenyum.

Dikatakannya, program kewirausahaan merupakan arahan langsung pemerintah pusat, sehingga para siswa setelah tamat dapat berwirausaha jika terkendala melanjutkan ke perguruan tinggi.

”Dengan adanya program ini, mereka punya bekal setelah tamat sekolah, karena tidak semua yang dapat kesempatan untuk kuliah kan,” tuturnya.

Direktur AEC, Lisya Angraini (tiga dari kanan) bersama Kepala SMAN 15 Batam, Syarifah Silvia Andraini (dua dari kanan) melihat makanan hasil karya siswa-siswi SMAN 15 Batam pada kegiatan bazar kewirausahaan di Engku Putri, Batam Center, Minggu (10/11/2019). Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Sedangkan Ketua Pengelola Program, Novia Sri Yanti, menambahkan, sebelumnya hasil produk masih sebatas ide di atas kertas, AEC lah yang membantu membimbing mereka.

”Jadi, SMAN 15 Batam menggandeng AEC dalam kegiatan ini, untuk membimbing anak-anak untuk mewujudkannya dalam bentuk nyata,” ucapnya.

Produk yang dihasilkan umumnya kuliner, tapi juga ada bidang jasa, misalnya aplikasi jasa tambal ban.

”Aplikasi ini memudahkan para pengendara di jalan. Misalnya ban kendaraannya bocor, di lokasi ia berada tidak ada tempat tambal ban, lewat aplikasi ini bisa membantu menghubungi tukang tambal ban untuk datang ke lokasi,” ujar Novia.

Novia juga mengapresiasi produk kuliner para siswa-siswi yang memanfaatkan bahan alami yang berpotensi di Kota Batam, contohnya gonggong.

”Gonggong kan ciri khas orang Kepri, biasanya gonggong dijadikan keripik, sekarang ada yang mereka inovasikan menjadi nugget di sini,” tuturnya.

Novia menyebutkan, siswa-siswi juga melakukan inovasi pada citarasa dan kemasan produk yang mereka buat dengan menyajikan konsep milenial.

Novia pun berharap agar di masa mendatang mere-ka dapat menciptakan lapa-ngan pekerjaan, bukan mencari pekerjaan.

Produk yang dijajakan pada bazar tersebut kebanyakan ludes diserbu warga Batam yang sedang beraktivitas di Engku Putri.

Sementara itu, Direktur Eksekutif AEC, Lisya Anggraini, mengatakan, sebelum menggelar kegiatan itu pihaknya sudah berdiskusi dengan pihak SMA 15 untuk lebih dahulu uji riset pasar di Engku Putri.

”Karena di sini kan hari Minggu ramai, apalagi prototipe produk ini merupakan yang pertama, jadi siswa-siswi tahu bagaimana produk mereka, apakah perlu perbaikan atau tidak, dan lainnya,” ucapnya.

Lisya juga menyatakan, produk yang dibuat para siswa SMAN 15 Batam sama sekali tidak meniru karya orang lain, melainkan murni ide dan karya sendiri.

Mereka didukung dengan kemampuan strategi yang dimiliki untuk jeli melihat peluang.

”Mereka sudah dibekali dengan skill entrepreneur dari AEC, sehingga mereka dapat melihat peluang dari masalah terjadi di sekitarnya. Lalu, muncul ide kreatif dari mere-ka untuk menciptakan produk,” ujar Lisya.

Selain itu, sambung Kepala SMAN 15 Batam, ia berharap melalui kegiatannya ini, para siswanya dapat menjadi bekal dan bisa berbuat lebih selain ilmu yang mereka dapat di sekolah. Serta, tentunya karya-karyanya diakui di masyarakat.

Syarifah menambahkan, setelah kegiatan di Engku Putri ini akan diluncurkan produk kreasi para siswanya bertempat di SMAN 15 Batam pada 28 November mendatang.

”Ini kan masih uji coba, setelah ini nanti baru lauching produk,” tuturnya.(mib)

spot_img

Baca Juga