batampos.co.id – Cekcok mulut berujung pada pembacokan terjadi di pasar kaget kampung Becek, Sagulung, Kota Batam, Jumat (8/11/2019) lalu.

Korbannya adalah Suardi, pedagang di pasar kaget tersebut. Ia pun harus dilarikan ke rumah sakit karena kejadian tersebut.

Suardi mengalami luka parah akibat sabetan benda tajam di dada dan lehernya yang dilakukan enam orang pria.

Informasi yang didapat batampos.co.id, penyerangan terhadap korban dikarenakan persoalan lapak jualan.

Mulanya ada dua orang pria mendatangi korban untuk menanyakan lapak. Pertanyakaan ini membuat korban dan dua pelaku cekcok mulut yang berujung pada perkelahian.

Ilustrasi

Perkelahian bisa diredam oleh warga dan pedagang pasar laget lainnya. Sehingga dua pelaku meninggalkan lokasi.

Korban yang merasa tak ada lagi persoalan kembali melanjutkan aktivitasnnya. Namun tak lama kemudian, dua pelaku tadi kembali datang bersama empat rekannya yang lain dengan membawa parang.

Korban langsung dianiaya dan dibacok. Serangan kedua itu tidak dapat dilerai oleh warga dan pedagang lainnya.

Karena takut menjadi sasaran amarah para pemuda tersebut. Terlebih para pelaku membawa senjata tajam. Perkelahian dan penyerangan baru berhenti setelah polisi tiba di lokasi.

Keenam pelaku mulanya berhasil kabur dan anggota saat itu fokus menolong korban untuk dibawa ke rumah sakit,” jelasnya.

Namun pihaknya melakukan pengembangan. Hasilnya dua dari empat pelaku berhasil dibekuk.

“Dua pelaku sudah kami amankan. Ini masih kami dalami. Kasus penganiayaan ini,” ujar Kapolsek Sagulung AKP Riyanto.(eja)