batampos.co.id – Sebanyak 622 unit rumah warga Karimun direhab dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Realisasi pengerjaan program BSPS tersebut sudah mencapai 80 persen yang berada di enam kecamatan, 13 kelurahan/desa se-Kabupaten Karimun pada 2019.

Proses pengerjaan program BSPS sendiri dikerjakan secara swadaya masya-rakat, sejak akhir September lalu yang sampai sekarang masih dalam tahap pengerjaan.

“Alhamdulillah, pengerjaan sudah hampir rampung. Kalau dilihat, hasilnya cukup bagus pengerjaannya,” jelas Kepala Bidang Perumahan Kawasan Permukiman Dinas Perumahan, Kawasan Permukinan dan Kebersihan Karimun, Rita Agustina, mewakili Kepala Dinas, Selasa (12/11/2019).

“Mudah-mudahan tahun depan Kabupaten Karimun dapat alokasi program BSPS lagi lebih banyak,” kata dia lagi.

Dikatakan, penerima program bantuan BSPS nilainya mencapai Rp 17,5 juta yang dibagi untuk pembelian bahan material Rp 15 juta dan Rp 2,5 juta untuk upah tukang.

Warga Serinjing, Desa Tanjung Kilang, Kecamatan Durai berfoto di depan salah satu rumah yang telah direhab dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Foto: Dokumentasi Camat Durai untuk Batam Pos

Dimana, konsep atau model konstruksi bangunan rumah dapat berbentuk kontruksi rumah tembok, rumah setengah tembok, rumah kayu non panggung dan rumah panggung.

Disesuaikan, dengan kondisi lahan si penerima BSPS itu sendiri. Sehingga, benar-benar bermanfaat bagi masyarakat itu sendiri setelah dilakukan rehab.

“Mudah-mudahan selesai tepat waktu. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pemerintah pusat tetap memuji Kabupaten Karimun hasilnya cukup memuaskan,” katanya.

Adapun penerima BSPS tersebut berada di tujuh kecamatan. Yaitu Kecamatan Meral di Kelurahan Sungai Raya ada 20 unit.

Kecamatan Buru di Kelurahan Buru ada 74 unit, Kecamatan Moro ada dua lokasi yaitu Kelurahan Moro 30 unit dan Desa Pauh 30 unit.

Untuk Kecamatan Durai di Desa Tanjung Kilang 80 unit, Desa Telaga Tujuh 30 unit dan Desa Sanglar 70 unit.

Kecamatan Kundur Utara di Desa Prayun 20 unit, Kelurahan Tanjungberlian Kota 21 unit.
Selain itu, Kecamatan Ungar di Desa Sungai Buluh 30 unit, Desa Batu Limau 30 unit, Desa Ngal 135 unit dan Kelurahan Alai 52 unit.

Sedangkan, 2018 lalu, Kabupaten Karimun mendapatkan 649 unit untuk delapan kecamatan.

Salah satunya, warga Moro, Aban yang menyesuaikan kondisi rumahnya, serta struktur wilayah yang akhirnya dibangun dengan rumah panggung.

“Warga sangat berterima kasih, atas program BSPS ini. Sangat terbantu sekali, yang tadinya kurang layak,” paparnya.

“Setelah dilakukan renovasi rumah lebih nyaman dan secara otomatis bisa memberdayakan keluarga ke depannya,” kata Camat Durai, Khaidir.(tri)