batampos.co.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Karimun membutuhkan 36 orang Panitia pengawas kecamatan (Panwascam) untuk pengawasan tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 di tingkat kecamatan di Karimun.

Untuk itu, Bawaslu telah membuka pengumuman seleksi penerimaan calon anggota Panwascam tahun 2019 dengan nomor : 003/POKJA/BAWASLU.KR/HM/XI/2019.

“Terbuka untuk umum, silakan persiapan persyaratannya. Usia paling rendah 25 tahun, serta tidak merupakan anggota parpol atau telah mengundurkan diri sekurang-kurangnya lima tahun,” jelas Komisioner Bawaslu Karimun, Fadli, Selasa (12/11/2019).

Komisioner yang membidangi divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan organisasi itu mengatakan, ada beberapa persyaratan untuk mendaftar sebagai Panwascam. Diantaranya memiliki kartu identitas KTP elektronik (e-KTP), sehat jasmani rohani serta bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Selain itu, bersedia mengundurkan diri dari berbagai jabatan politik, pemerintahan, maupun BUMN, BUMD, BUMDes dan bersedia bekerja penuh waktu.

Komisioner Bawaslu Karimun, Fadli. Foto: Dokumentasi Fadli untuk batampos.co.id

Selanjutnya, sistem tata cara pendaftaran sendiri dapat mengajukan surat lamaran melalui website, email, media sosial Bawaslu Karimun atau diantar langsung ke sekretariat Bawaslu Karimun.

“Saya harapkan, anak-anak muda yang mempunyai integritas tinggi untuk memberikan kontribusi dalam proses pengawasan Pilkada nanti,” paparnya.

Agar, kata dia, Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Karimun serta Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri untuk Kabupaten Karimun benar-benar menghasilkan pimpin yang berkualitas.

Sedangkan, untuk penerimaan berkas sendiri lanjut Fadli, Bawaslu Karimun memberikan waktu cukup panjang yaitu hingga 3 Desember 2019 mendatang.

“Apabila masyarakat kurang mengerti silakan datang ke sekretarias Bawaslu Karimun. Kita berikan kesempatan kepada masyarakat, untuk bergabung menjadi pengawas Pilkada 2020 mendatang,” tuturnya.

Saat ini Bawaslu tengah mempersiapkan persyaratan untuk calon anggota Panwascam di 12 kecamatan.

”Totalnya, 36 orang yang dibutuhkan untuk pengawasan tahapan pemilih di tingkat kecamatan,” terangnya.

Sementara itu, pantauan di lapangan, proses pencalonan Bupati dan Wakil Bupati dari parpol sudah mulai mencuat.

Selain dari petahana yaitu Aunur Rafiq dan Anwar Hasyim, Raja Bakhtiar, Syamsul, Rasno, Zaizulfikar dan HM Asyura juga mengambil formulir.(tri)