Senin, 13 April 2026

Pelaku UMKM, 2020 Suku Bunga Kredit Usaha Rakyat Turun Lho

Berita Terkait

batampos.co.id – Pemerintah menurunkan suku bunga kredit usaha rakyat (KUR) dari tujuh persen menjadi enam persen per 1 Januari 2020.

Selain itu, total plafon KUR juga naik 35,7 persen dari Rp 140 triliun menjadi Rp 190 triliun.

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Batam merespon positif kebijakan ini. Karena diyakini dapat merangsang pertumbuhan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Batam.

“Harapan kita memang turunnya (suku bunga) KUR ini dapat menggerakkan roda usaha UMKM lebih kencang lagi,” kata ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid, Rabu (13/11).

“Apalagi bersamaan dengan turunnya suku bunga KUR ini, diikuti juga naiknya plafon untuk KUR mikro. Hal ini tentu akan sangat berarti bagi pengembangan usaha terutama usaha mikro,” jelasnya lagi.

Dengan berkembangnya UMKM, maka penyerapan terhadap tenaga kerja dapat lebih tinggi lagi.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2017 yang lalu menunjukkan kalau UMKM mampu menyerap 96,9 persen dari total penyerapan tenaga kerja di Indonesia.

“Jika UMKM ini terus didorong dan diperhatikan oleh pemerintah, maka kontribusinya terhadap penyerapan tenaga kerja akan semakin baik lagi,” paparnya.

Ilustrasi. Foto: Jawa Pos

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepri, Iwan M Ridwan, mengatakan KUR merupakan komponen penting dalam rangka mendorong penguatan UMKM.

“Kami menggandeng perbankan yang menyalurkan KUR. Kami dorong agar penyalurannya menyasar UMKM yang belum peroleh dana KUR, “paparnya.

OJK lanjutnya, telah beberapa kali menggelar acara yang mengundang perbankan dan pelaku UMKM untuk lebih mengenal mengenai KUR dan juga pembiayaan ultra mikro (UMI).

Dalam acara-acara itu juga, ada juga penyaluran dana KUR dan UMI dalam jumlah yang cukup signifikan.

“Hingga September 2019, sudah terkumpul Rp 588 miliar dengan 14.279 debitur,” ungkapnya.

Ketua Perhimpunan Bank Swasta Nasional (Perbanas) Kepri, Daniel Samzon juga apresiasi dengan kebijakan ini.

“Waktu saya hadiri Indonesia Banking Expo (IBEX) 2019 di Jakarta, Presiden bilang UMKM harus disuport oleh perbankan supaya bisa dapat modal mikro,” ucapnya.

Daniel melihat jika kebijakan itu berjalan konsisten, maka dapat mendorong pengembangan UMKM hingga mampu mencapai taraf internasional.

“Banyak manfaat yang diterima, tapi harus ada perhatian khusus dari pemerintah,” katanya.

“Selain bantuan KUR, pemerintah harus juga mendorong agar bagaimana UMKM bisa bankable agar bisa penuhi syarat perbankan, kemudian lebih tertata dalam packaging,” ujarnya.

Di Batam sendiri, Daniel mengatakan bank-bank yang memberikan KUR rata-rata bank milik pemerintah, seperti BRI, BNI dan lain-lain.

“Sedangkan bank swasta itu ditunjuk pemerintah untuk ikut menyalurkan KUR seperti BJB, Bank Riau Kepri dan lainnya,” pungkasnya.(leo)

Update