batampos.co.id – Bazar Pangan Murah dalam rangka Hari Pangan Dunia yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Batam, Kamis (14/11/2019) di halaman kantor tersebut, sangat diminati pembeli.

Warga beramai-ramai berbelanja bahan kebutuhan hasil petani Batam yang dijual di bawah harga pasar.

Kepala DKPP Batam, Mardanis, mengatakan, selain komoditas pokok seperti sayur, cabai, bawang merah, bawang putih dan aneka sayur lainnya, pasar pangan murah ini juga menyediakan gula pasir, minyak, hingga beras.

”Rencananya komoditas pokok saja. Namun karena banyak permintaan, maka diajak tenan untuk bergabung seperti Bulog,” sebutnya.

Ia menyebutkan, untuk harga cabai merah dijual Rp 35 ribu per kilogram (kg), cabai hijau Rp 12 ribu, bawang merah Rp 21 ribu, sayur bayam Rp 5 ribu. Semua harga komoditas dijual di bawah harga pasar.

Ilustrasi. Bazar Pangan Murah dalam rangka Hari Pangan Dunia yang digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Batam, Kamis (14/11/2019) di halaman kantor tersebut, sangat diminati pembeli. Semua hasil pangan merupakan produk petani Batam. Foto: Yuli/batampos.co.id

”Alhamdulillah, semakin banyak jenis pangan yang dihasilkan petani Batam. Tadi juga ada bengkoang hasil petani Nongsa. Ini membuktikan petani sanggup menghasilkan berbagai jenis pangan,” terangnya.

Mardanis menambahkan, pangan murah ini juga menghadirkan kios mobile (berjalan) menggunakan mobil yang menampung hasil petani lokal.

Nantinya, mereka bisa gunakan kendaraan ini dengan subsidi minyak dari DKPP.

”Karena sudah disubsidi tentu harganya harus murah. Kami targetkan 20 persen pangan bisa disediakan oleh petani lokal. Misalnya, kebutuhan 20 ton, kita bisa menghasilkan dua ton,” ungkapnya.

Bazar pangan murah ini diharapkan bisa menjadi kegiatan rutin. Sehingga, bisa menekan harga pangan yang cukup tinggi.

”Kalau harga murah kan pembeli senang. Sekarang ini semua mahal karena biaya operasional,” jelasnya.

“Jadi, keberadaan operasi pasar seperti ini sangat penting. Nanti ke depan mobil ini akan diaktifkan agar menekan harga pasar,” tutupnya.(yui)