batampos.co.id – Tahun 2019, Badan Pengusahaan (BP) Batam menganggarkan Rp 740 juta untuk perawatan dan pemeliharaan Stadion Tumenggung Abdul Jamal di Mukakuning dan Stadion Sei Harapan di Sekupang.

Adapun biaya tersebut terdiri dari Rp 680 juta untuk biaya perawatan kawasan olahraga Temenggung Abdul Jamal, termasuk di dalamnya stadion sepakbola dan juga gelanggang olahraga (GOR)-nya.

Sedangkan Rp 60 juta untuk perawatan Stadion Sei Harapan, namun baru terserap sekitar 30 persen saja.

“Rp 680 juta itu untuk biaya perawatan, potong rumput, listrik, air dan pemeliharaan lainnya,” kata Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Dendi Gustinandar, Kamis (14/11).

“Untuk luas Tumenggung yang mencapai 22 hektar, anggarannya masih kecil. Kalah jauh dari Stadion Gelora Citramas,” jelasnya lagi.

Hingga saat ini, untuk mengumpulkan dana yang diperlukan untuk perawatan kedua stadion tersebut, BP menyewakannya.

Ilustrasi. Stadion Temenggung Abdul Jamal. Foto: Dokumentasi batampos.co.id

Seperti untuk pemakaian Stadion Temenggung Abdul Jamal, biaya sewa yang diberikan saat ini masih Rp 1,4 juta per harinya. Sedangkan untuk Sport Hall, Rp 6 juta per 6 jam per kegiatan.

Dendi mengatakan tiap akhir pekan, Stadion Temenggung Abdul Jamal kerap ramai dengan aktivitas olahraga, khususnya sepak bola.

Bahkan bisa dibilang untuk sewa pemakaiannya selalu penuh di hari-hari akhir pekan.

Belum lama ini, lapangan sepak bola di stadion itu pernah dipakai untuk turnamen sepak bola persahabatan, antara Indonesia melawan Singapura. Sebelumnya, timnas sepak bola Indonesia juga pernah latihan di sana. Memang, di luar akhir pekan kegiatan olahraga yang digelar di sana terbilang minim.

Sedangkan Stadion Sei Harapan masuk dalam pengajuan aset tahap kedua dari BP ke Pemko Batam.

Keduanya hingga saat ini masih menunggu keputusan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Makanya hingga saat ini, BP tidak menganggarkan biaya untuk memperbaiki pagar beton yang rusak, karena belum jelas statusnya dan juga takut menjadi temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Meski kondisinya kurang terawat, stadion seluas 1,5 hektar tersebut banyak dipakai anak-anak main sepak bola.

Selain olahraga, kegiatan yang sifatnya pelayanan kepada masyarakat juga digelar di Stadion Sepak Bola Sei Harapan. Seperti untuk salat Ied, dan lain sebagainya. Sifatnya kebanyakan gratis.(leo)