batampos.co.id – Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Batam, Jefridin, mengingatkan pelamar yang akan mengikuti tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) agar membekali diri supaya bisa melewati nilai ambang batas.

Baik itu untuk Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) maupun Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

”Belajar dari tes tahun lalu, banyak yang gagal memenuhi passing grade. Jadi, bagi yang ikut tes, coba dipelajari mulai dari SKD hingga SKB,” ujar Jefridin, Kamis (14/11/2019).

Jefridin mengatakan, tahun lalu pemerintah juga telah menurunkan ambang batas kelulusan, karena jumlah yang lolos seleksi tidak memenuhi kuota untuk lanjut ke tes berikutnya.

Untuk itu, penerimaan CPNS tahun ini diharapkan jumlah peserta yang lolos seleksi bisa lebih banyak. Sehingga, jumlah peserta yang lanjut ke babak berikutnya juga banyak.

”Belajar lagi. Jadi, saat tes bisa menyelesaikan soal dengan baik dan bisa mendapatkan angka yang maksimal,” ujarnya.

Para peserta tes CPNS di Batam saat mengikuti tes CAT beberapa waktu lalu. Para peserta seleksi CPNS diminta untuk membekai diri sebelum tes dilaksanakan agar dapat melewati ambang batas.  Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Sebelumnya, dalam aturan baru, yakni Pasal 3 Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Permen PAN-RB) Nomor 24 Tahun 2019 disebutkan bahwa nilai ambang batas SKD CPNS 2019 minimal yang harus dipenuhi antara lain 126 untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP), 80 untuk Tes Intelejensi Umum (TIU), dan 65 untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Angka ini lebih rendah dari passing grade tes CPNS tahun lalu.

Untuk itu, pria yang pernah menjadi tenaga pengajar ini mengingatkan peserta yang akan ikut untuk bisa mempersiapkan diri menghadapi rangkaian tes CPNS yang akan dimulai tahun depan.

”Kan masih lama ini. Masih ada waktu cukup lama untuk mempersiapkan diri. Sekarang pendaftaran kan sudah dibuka,” imbuhnya.

Berdasarkan surat keputusan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 668 Tahun 2019, Pemko Batam mendapatkan 140 kuota CPNS tahun 2020 mendatang.

Rinciannya yaitu, tenaga pendidikan sebanyak 71 orang, kese-hatan 42 dan tenaga teknis 27 orang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKP SDM) Kota Batam, Hasna, tak bisa menyampaikan proses perkembangan CPNS di Kota Batam. Alasannya, belum ada arahan dari Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

”Saya belum bisa ngomong, soalnya kami belum sampaikan ke wali kota, kebetulan sampai saat ini wali kota masih di luar kota,” ujar Hasna kepada Batam Pos.

Ditanya mengenai lokasi hingga jumlah peserta yang sudah mendaftar CPNS, lagi-lagi Hasna mengaku tak punya wewenang.

”Nanti kalau sudah ada, baru kami sampaikan,” ujarnya.(yui/she)