batampos.co.id – Kualitas air ATB yang masuk ke area Nongsa Digital Park (NDP), Turi Beach Resort, dan Nongsa Point Marina, cukup buruk dalam beberapa bulan terakhir.
Dari video yang dikirimkan pihak NDP ke Batam Pos, air terlihat berwarna cokelat.
Chief Enggineer Turi Beach Resort, Franky, mengatakan, air mengandung lumpur.
Hal ini dibuktikan dari filter air milik resor yang selalu rusak akibat endapan lumpur yang terlalu banyak.
”Sudah sering (terjadi,red) belakangan ini. Komplain secara resmi belum kami sampaikan, tapi dari pihak lain sudah (NDP dan NPM, red). Karena kami di sini semuanya satu pipa,” katanya, Kamis (15/11/2019).
Ia mengatakan, dalam semingu ada satu kali air ATB berwarna cokelat masuk ke Turi Beach. Kondisi ini memaksa filter milik Turi Beach bekerja ektra keras.
”Akibatnya apa, filter kadang-kadang jebol. Karena kalau tidak kami filter, tidak mungkin kami suguhkan air berwarna cokelat ke tamu-tamu/wisatawan kami di Turi ini,” ungkapnya.
Air berwarna cokelat ini, kata Franky, terakhir kali terlihat, Rabu (13/11/2019). Ia berharap ke depan kualitas air ATB yang dikirimkan ke area mereka dapat lebih bagus lagi.
Karena lanjutnya, pelaku usaha wisata di area tersebut harus memberikan layanan terbaik pada tamu maupun wisatawan asing yang datang.

”Karena terus-terusan begini, filter air kami harus sering diperbaiki dan diganti jadinya,” ucapnya.
Hal senada diucapkan jajaran manajemen Nongsa Poin Marina (NPM), Waktu Depari. Ia mengatakan sudah menyampaikan keluhan ini ke pihak ATB. Tapi tetap saja ada beberapa kali air berwarna cokelat masuk ke NPM.
”Sama dengan di Turi, filter air kami dulu yang kena akibat air yang kurang bagus itu. Filter kami jadi sering rusak,” ucapnya.
Hal senada dikatakan Project Facility Nongsa Digital Park (NDP), Prabu. Ia mengungkapkan, dalam sebulan terakhir, ada empat keluhan terkait air yang berwana cokelat tersebut.
”Saya sendiri sudah melaporkan dua kali ke ATB. Tapi hanya beberapa saat bersih, setelah itu kembali kotor lagi. Kemarin ini (13/11/2019) paling parah,” ungkapnya.
Ia mengatakan, salah satu perusahaan ternama di dunia, akan masuk ke NDP dalam waktu dekat.
Mereka akan membuat sebuah akademi untuk melatih sumber daya manusia di bidang informasi teknologi (IT).
”Nah, masalahnya itu di sana. Kemarin ini kami sudah kirimkan contoh air ke mereka, namun kami khawatir bila nanti saat mereka masuk, ternyata filter rusak akibat kualitas air yang buruk, kan bisa malu,” tutur Prabu.
Sementara, perusahaan yang bergerak di bidang mencetak ahli IT ini, kata Prabu, meminta air yang masuk ke kawasan mereka nantinya dapat diminum langsung.
”Kalau kondisi airnya seperti itu (kotor), pasti akan terus membebani filter kami,” ungkapnya.
Ia berharap ke depan dari pihak ATB memperbaiki kualitas air yang dialirkan ke NDP.
”Kalau permasalahannya apa, saya tidak tau. Semoga saja kualitas air ke sini lebih baik lah,” tuturnya.
ATB Lakukan Flushing
Terkait permasalahan air baku disertai lumpur yang terjadi di NDP, Turi Beach Resort, dan Nongsa Point Marina, dibenarkan pihak ATB.
Melalui Public Relation and Media Superintend ATB, Wijanarko Iksa, kondisi tersebut bukan permasalahan dari proses produksi, melainkan dari jaringan pipa.
”Kami sudah melakukan pengecekan (kemarin, red). Kemungkinan sisa dari perbaikan pipa menyebabkan adanya residu (endapan) yang terjebak dalam pipa transmisi tersebut,” ujar Iksa, Jumat (15/11/2019).
Dalam hal ini, ATB sudah membuat titik wash out baru guna dilakukan pengurasan pipa (flushing).
”Petugas sudah melakukan flushing melalui titik wash out di sepanjang jalur pipa transmisi. Kondisinya sekarang sudah bersih,” terangnya.
Namun begitu, Iksa mengaku pihaknya akan tetap melakukan pengecekan rutin terutama dalam minggu ini untuk memastikan kualitas air yang diterima oleh pelanggan sesuai standar.
”Dengan flushing ini, maka kondisi akan kembali normal dalam waktu dekat,” jelasnya.
Di samping itu, untuk mengecek skala keruh air dan mengetahui penyebab pastinya, ATB juga melakukan proses penelitian air di laboratorium.
”Terkhusus, air dari Dam Nongsa yang dialirkan ke daerah berdampak seperti NDP, Turi Beach Resort, dan Nongsa Point Marina,” ungkap Iksa.(ska/nji)
