batampos.co.id – PT Megah Buana Properti sebagai pengembang kawasan perumahan Bukit Citra Lestari (BCL) Batam Center mendapat kunjungan dari Tim Batam Pos yang dipimpin Direktur Batam Pos, Guntur Marchista Sunan, Jumat (15/11/2019).

Kegiatan tersebut sebagai rangkaian Batam Pos Roadshow 2019 dalam pendekatan dan silaturahmi kepada para rekanan (relasi).

Sambutan hangat dari GM PT Megah Buana Properti, Zulkarnaen, membawa suasana diskusi yang menarik terutama dalam perkembangan sektor properti di Batam.

”Melihat dari skala kecil (perkembangan BCL), tidak terjadi pertumbuhan yang diharapkan. Justru menurun,” ungkap Zulkarnaen.

Ia berpendapat, hal itu disebabkan daya beli masyarakat yang sangat rendah terhadap properti baru.

”Sebagus apapun promosi yang dilakukan, tingginya ketertarikan terhadap produk yang ditawarkan, tapi jika daya beli tidak ada maka produk itu juga tidak bernilai. Tertunda lagi, dan lagi,” terangnya.

Berbicara tentang daya beli terutama di sektor properti, Zulkarnaen memandang hal itu juga tidak terlepas dari daya bayar yang tak kalah meningkat pada unit second home.

Direktur Batam Pos, Guntur Marchista Sunan, didampingi Manajer Iklan Agus Triono berdialog dengan GM PT Megah Buana Properti Zulkarnaen (kiri) pada acara kunjungan Batam Pos, kemarin. Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

”Daya bayar yang dimaksud dimana unit yang terjual dari tangan kedua (second) lebih menarik karena harganya yang jauh lebih rendah. Apalagi terhadap rumah yang dijual terdesak,”papar Zulkarnaen.

Namun demikian, fenomena itu merupakan risiko yang sudah dan harus diprediksikan sebelum mengembangkan kawasan.

”Meski prosesnya (penjualan) lamban, kami haruslah tetap optimis dalam pengembangan proyek. Mulai dari pertimbangan fungsi lahan hingga promosi,” ujarnya.

Sebagai rekanan Batam Pos, pihaknya juga mengharapkan adanya dukungan promosi itu terutama melalui pemberitaan.

”Sejauh ini, kami masih mempercayai Batam Pos sebagai media yang berpengaruh terutama dalam mendorong peningkatan perekonomian daerah dari berbagai sektor usaha. Untuk itu, kerja sama yang terjalin diharapkan tetap bisa dipertahankan,” tutur Zulkarnaen.

Hal ini juga tidak terlepas dari sinergi pemerintah.

”Dengan tahun politik saat ini, semoga pmerintah yang melanjutkan roda kepemimpinan di Kepri khususnya Batam 2020 nanti dapat membawa perekonomian yang membaik itu sehingga daya beli masyarakat pun kembali meningkat,” harapnya.

Diketahui, kawasan BCL di atas lahan seluas 10 hektare ini sudah dikembangkan mencapai 80 persen.

Selain berada di lokasi strategis yang dekat dengan Bandara Internasional Hang Nadim, memiliki fasilitas umum maupun ruang publik, BCL juga menjamin kualitas unitnya yang kokoh karena berdiri di atas lahan potong.(nji)