batampos.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berupaya mendalami dugaan korupsi terkait penyelenggaraan haji dan penerimaan gratifikasi di Kementerian Agama (Kemenag).

Jumat (15/11) kemarin KPK memeriksa mantan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin dalam perkara yang masih dalam lingkup penyelidikan itu.

Lukman diperiksa sekitar tujuh jam di tahap penyelidikan itu. Mengenakan batik warna gelap, politisi Partai PerĀ­satuan Pembangunan (PPP) tersebut mengatakan kedatangannya merupakan undangan dari KPK.

Hanya, dia enggan menjelaskan lebih detail terkait hasil pemeriksaan penyelidikan itu.

“Saya hadir untuk memenuhi panggilan tersebut untuk memberikan keterangan terkait penyelidikan,” ujarnya.

Lukman menyebut pihaknya menghormati proses hukum di KPK. Sehingga, dia enggan membeberkan materi penyelidikan yang tengah didalami lembaga antirasuah tersebut.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. foto: Jawa Posenang

“Tentu saya secara etis tidak pada tempatnya sampaikan di sini (di hadapan awak media, red),” kata Lukman menjawab pertanyaan soal materi penyelidikan tersebut.

“Jadi, silakan tanyakan lang-sung ke KPK,” imbuhnya.

Sementara itu Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pemeriksaan Lukman masih di tahap penyelidikan.

Dengan demikian KPK tidak bisa terlalu detail mengungkap apa saja materi yang menjadi agenda pemeriksaan tersebut.

“Ada kebutuhan klarifikasi lanjutan pada proses penyelidikan terkait pelaksanaan kewenangan di Kemenag saat (Lukman) menjabat,” ujarnya.
A

pakah kasus tersebut bakal naik ke penyidikan? Febri belum mau berkomentar. Dia menyebut kasus terkait dengan Lukman masih di tahap penyelidikan hingga saat ini.

“Jadi (dugaan korupsi penye-lenggaraan haji dan penerimaan gratifikasi) masih penyelidikan, ya,” tutur mantan aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) itu.(tyo/jpg)