batampos.co.id – Progres pembangunan masjid di lingkungan Badan Pengusahaan (BP) Batam sudah rampung 67 persen. Masjid yang belum memiliki nama ini diprediksi akan selesai pada Desember 2019.

Direktur Promosi dan Humas BP Batam, Dendi Gustinandar, mengatakan, saat ini tengah memasuki proses pekerjaan arsitektural dan mechanical electrical plumbing.

“Insyallah akan selesai Desember,” kata Jumat (15/11/2019) di Gedung BP Batam.

Mechanical Electrical Plumbing adalah proses konstruksi untuk membangun jaringan utilitas di masjid seperti jaringan AC, jaringan listrik, jaringan air, drainase, alarm kebakaran dan lain-lain.

Masjid yang mulai dibangun sejak 22 April 2019 itu memiliki nilai anggaran sebanyak Rp 6 miliar dan direncanakan selesai dalam 240 hari kalender.

Pembangunan masjid BP Batam diprediksi akan selesai pada Desember 2019. Pembangunan masjid tersebut menelan biaya Rp 6 miliar. Foto: Rifki Setiawan/batampos.co.id

Secara keseluruhan, luas bangunan masjid mencapai 1.154 meter persegi. Terdiri dari lantai satu seluas 269 meter persegi, lantai dua khusus untuk jamaah pria seluas 690 meter persegi dan lantai tiga untuk jamaan wanita seluas 195 meter persegi.

“Masjid ini dapat menampung hingga 600 jamaah,” imbuh Dendi.

Untuk sementara, nama masjid ini adalah Masjid Badan Koordinasi Dakwah Islam (BKDI) BP Batam. Lokasinya tepat berada diantara gedung utama dan gedung Bifza Annex 1.

Sebuah cita-cita melengkapi fasilitas kantor dengan ruang ibadah yang representatif.

“Dengan pembangunan masjid ini pun, kita, harapkan semakin mendorong pegawai untuk lebih mudah beribadah.” jelasnya.

Melihat gambar rancangannya masjid ini tak seperti masjid biasa yang memiliki kubah.

Ia didesain dengan merujuk pada konsep tauhid. Tangan mengepal dengan jari telunjuk menunjuk arah atas.(leo)