batampos.co.id – Pertamina bersama Disperindag Kota Batam menggelar Operasi Pasar elpiji 3 kilogram (kg) atau gas melon di Pasar TPID atau depan Grand Niaga Mas, Batam Kota, Senin (18/11/2019).

Sebanyak 560 tabung disiapkan untuk masyarakat dalam operasi tersebut. Bahkan, selama dua hari ke depan, Pertamina dan Disperindag akan melanjutkan operasi ini di dua titik lainnya yakni Batuaji dan Sagulung.

Sales Branch Manager Pertamina Kepri, William Handoko Gotama, mengatakan, operasi pasar ini akan dilanjutkan Selasa (19/11/2019) hari ini di Sagulung dan Rabu (20/11/2019) di Batuaji.

”Kita minimal menyediakan 560 tabung, tapi kami lihat juga kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut, jika perlu ditambah, maka kami akan tambah,” ujarnya.

Warga antre membeli elpiji 3 kg pada kegiatan operasi pasar yang digelar oleh Pertamina bersama Disperindag Kota Batam di Pasar TPID Grand Niaga Mas Batam Center, Senin (18/11/2019). Foto: Cecep Mulyana/batampos.co.id

Terkait suplai, William mengaku berjalan normal. Pertamina selalu menyalurkan sesuai dengan alokasi yang ditentukan sebelumnya.

”Kita tidak ada tahan-tahan dan mengurangi kuota sama sekali, menyalurkan sesuai kuota, perbandingannya sudah 100 persen,” ujarnya.

Pertamina sejauh ini melakukan Operasi Pasar berfokus pada wilayah yang memang membutuhkan, seperti Batam Kota, Sagulung dan Batuaji.

Tiga titik ini dilihat berdasarkan parameter yang telah didata sebelumnya.

”Kami melihat sebelumnya apakah di daerah ini memang benar terjadi kelangkaan dan kebutuhan masyarakatnya sangat tinggi,” ucap William.(gas,mib,zis)