batampos.co.id – Beberapa pengendara sepeda motor jatuh tergelincir saat melintas di Jalan Gajah Mada, tepatnya di tanjakan sesudah melewati Southlink, Rabu (20/11/2019) pagi.

Peristiwa itu disebabkan adanya ceceran atau tumpahan tanah dari proyek cut and fill yang mengakibatkan jalan menjadi licin setelah turun hujan.

Beruntung, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa. Atas kejadian ini, Satlantas Polresta Barelang yang mendapatkan informasi dari masyarakat langsung turun ke lokasi kejadian dan membersihkan tumpahan tanah tersebut.

”Anggota sudah turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan supaya jalannya tidak licin. Tadi (kemarin) ada yang tergelincir, tapi tidak ada korban jiwa,” ujar Kasat Lantas Polresta Barelang, AKP Muchlis Nadjar.

Adanya tumpahan tanah dari truk yang melakukan penimbunan di kawasan itu, tidak hanya membuat pengendara tergelincir.

Tapi, juga mengakibatkan jalan menjadi macet karena pengendara hanya bisa berjalan lambat.

Petugas dari DLH Batam turun ke lokasi proyek untuk memantau tanah yang mengotori jalan dan menyebabkan kecelakaan lalu lintas, kemarin. Foto: Group Whatsapp

”Mendapat informasi itu, kita langsung turun ke lokasi dan mengurai kemacetan. Untuk tumpahan tanahnya sudah kita bersihkan,” tuturnya.

Selain di Jalan Gajah Mada, Satlantas Polresta Barelang juga mendapatkan informasi adanya tumpahan batu kerikil di Jalan Sudirman atau diseberang Mega Legenda, Batam Center.

Agar tidak menimbulkan korban kecelakaan lalu lintas di lokasi tersebut, Satlantas Polresta Barelang juga melakukan pembersihan.

Para pengendara jatuh saat melintasi ruas Jalan Gajah Mada tepatnya di tanjakan soutlink. Foto: Group Whatsapp

Kepada mobil pengangkut tanah dan kerikil, Muchlis mengimbau untuk menutup muatannya dengan menggunakan terpal agar tanah maupun kerikil tidak tercecer di jalan yang dapat membahayakan pengendara lain saat melintas di ruas jalan tersebut.

Ia kembali mengingatkan kepada pengguna jalan untuk lebih peduli dengan keselamatan orang lain.

”Dan saya sudah perintahkan Kanit Turjawali (Kepala Unit Pengaturan Jalan dan Pengawalan Lalu Lintas) untuk menindak tegas apabila menemukan kendaraan membawa kerikil atau tanah yang tidak menutup dengan terpal, karena itu sangat membahayakan,” imbuhnya.(gie)