batampos.co.id – Pada usia ke-16 tahun, Kabupaten Lingga terus meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal ini terbukti dari berbagai prestasi yang diraih dalam bidang keuangan, di antaranya mendapat predikat WTP serta inovasi, sejumlah program peningkatan ekonomi lainnya seperti tambak udang dan garam.

Pada momen peringatan hari jadi, Lingga meluncurkan produk unggulan berupa air minum kemasan dari mata air pegunungan Daik.

“Air minum dalam kemasan ini adalah air mineral asli dari tanah Kabupaten Lingga yang memiliki nilai kandu-ngan gizi yang baik. Air Gunung Daik ini tidak kalah dengan air mineral lainnya,” kata Bupati Lingga, Alias Wello, Rabu (20/11/2019).

Bupati yang akrab disapa Awe ini, memastikan langkah yang diambilnya ini untuk memajukan Bunda Tanah Melayu, sehingga dapat bersaing dengan daerah lainnya.

Ilustrasi. Jawa Pos

Direktur BUMD Lingga, Risalasih, mengatakan, produksi air minum dalam kemasan ini dilatarbelakangi ketersediaan sumber daya alam. Yakni air baku murni yang berlimpah.

Air ini langsung dari sumber mata air terjun pegunungan yang cukup terkenal yakni Gunung Daik bercabang tiga.

Produksi awal, lanjut Risalasih, BUMD mengeluarkan botol ukuran 330 ml dengan jumlah 12 ribu botol.

Jumlah tersebut diperkenalkan kepada seluruh lapisan masya-rakat dan tamu undangan yang hadir memperingati hari jadi Kabupaten Lingga.

”Diperkirakan sebelum akhir 2019 ini, kami akan memproduksi secara massal baik dalam bentuk botol, gelas maupun galon dengan pangsa pasar pemerintahan dan masyarakat di Lingga, Batam, Tanjungpinang, Bintan hingga ke Karimun, Anambas dan Natuna,” bebernya.(wsa)