batampos.co.id – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Riau menyelidiki pelaku pembuang limbah minyak di perairan Belakang Padang.

Penyelidikan masih dilakukan secara intensif demi memberi efek jera bagi pelaku pencemaran lingkungan perairan tersebut.

Ini disampaikan Wakapolda Kepri, Brijen Pol Yan Fitri. Ia menyatakan pihaknya tidak tinggal dengan temuan limbah minyak tersebut.

“Masih didalami Ditreskrimsus. Masih dicari pelaku (pembuang limbah minyak),” jelasnya.

“Segala strategis penyelidikan sedang dilakukan. Kita juga berharap agar pelakunya cepat diketahui,” ujarnya.

Limbah minyak hitam mencemari perairan Belakangpadang. Foto diambil Minggu (17/11/2019). Foto: Yudhi Admajianto untuk Batam Pos

Wakapolda tidak menampik jika penyelidikan tidaklah mudah. Sebab, limbah minyak yang mencemari perairan Belakangpadang  bisa saja datang dari perairan internasional.

“Inikan jalur perbatasan bisa saja dari peraiaran internasional. Ini yang agak repot, sebab tak tahu pasti kapal apa dan dari mana yang buangnya,” jelasnya.

“Tapi bagaimanapun tetap kami cari,” ujarnya.(eja)