Kamis, 9 April 2026

Pelamar CPNS di Batam Turun Drastis

Berita Terkait

batampos.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin menjelaskan, jumlah pelamar CPNS 2019 di Pemko Batam turun drastis dibandingkan tahun lalu.

Tahun ini lanjutnya jumlah pelamar CPNS 2338 orang. Sedangkan apda 2018 mencapai 6.741 pelamar untuk memperebutkan 363 formasi.

”Kayaknya turun. Karena mungkin dibuka serentak se-Indonesia juga, jadi orang daftar di daerah masing-masing,” imbuh dia, Minggu (24/11/2019).

Dengan rujukan pelamar yang sudah masuk dan akan melewati proses verifikasi lagi, ia berharap Pemko Batam masih dapat menggelar tes CAT di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Batam-Kepri yang berlokasi di Gedung Bersama Pemko Batam.

”Tapi kayaknya bisa di sana, melihat data yang masuk hingga semalam (Sabtu, 23 November),” imbuhnya.

Namun demikian, pihaknya akan menunggu arahan Wali Kota Batam Muhammad Rudi soal kemungkinan mencari titik lain untuk pelaksanaan tes seleksi CPNS.

”Tunggu arahan pak Wali. Tapi mungkin bisa di UPT, kan tak sampai 7 ribu, tak mungkin hari terakhir sampai 5 ribu kan (ditambah jumlah pelamar sementara),” ucap dia.

Kepala UPT Batam-Kepri, Delpa Nopri Kasmi, mengatakan, sarana di UPT BKN Batam-Kepri yang berlokasi di Gedung Bersama Pemko Batam, sarananya terbatas.

Karena itu, pemerintah daerah termasuk Pemko Batam diminta mandiri untuk mencari lokasi tes lain.

”Fasilitas di UPT hanya 50 komputer, tidak mungkin untuk yang jumlah pelamarnya banyak,” kata dia kepada Batam Pos, Selasa (12/11/2019) lalu.

Para peserta CPNS 2018, mengikut tes CAT. Tahun ini jumlah pelamar CPNS di Kota Batam menurun drastis dari 6.741 di 2019 menjadi 2.338 di 2019. Foto: batampos.co.id/Cecep Mulyana

Ia mengaku, pertimbangan kemampuan sarana tidak didasarkan pada kuota yang didapat suatu instansi namun jumlah pelamar.

Tahun ini, walau Pemko Batam hanya mendapat 140 formasi, pihaknya memperkirakan pelamar mencapai 7 ribu orang.

”Makanya mau tidak mau Pemko mensiasati cari (lokasi tes) sendiri,” imbuhnya.

Menurutnya, pihaknya telah mendapatkan arahan BKN kantor pusat di UPT, diprioritaskan untuk instansi vertikal dengan jumlah pelamar yang berjumlah sedikit.

”Misalnya untuk CPNS ditempatkan di Polda atau mungkin kementerian-kementerian. Tapi untuk CPNS Kemenkumhan ya kemungkinan di luar, karena kami kira akan banyak juga,” ucapnya.

Namun demikian, jika ada kemungkinan, bisa saja sebagian akan digelar di UPT BKN, namun hal ini belum bisa dipastikan. Pilihan utama tetap, pemda diminta untuk mandiri.

”Memang tidak seperti tahun kemarin yang hanya satu titik saja. Semua instansi menentukan titiknya dan membiayainya sendiri. Kalaupun ada waktu yang tersisa, akan ada pembicaraan lanjut,” ujarnya.

Untuk diketahui, Batam hanya dapat 140 formasi. Dengan rincian, untuk tenaga pendidikan sebanyak 71 formasi. Tenaga kesehatan 42 formasi dan tenaga teknis sebanyak 27 formasi.

Terkait tahapan seleksi CPNS, dapat dijabarkan yakni pendaftaran online dibuka sejak 11 November 2019 hingga 25 November 2019.

Verifikasi dilakukan dari tanggal 11 November 2019 hingga 6 Desember 2019. Pengumuman hasil seleksi administrasi berkas unggah pada tanggal 9 Desember.

Jadwal masa sanggah hasil pengumuman 10 hingga 12 Desember 2019 sedangkan pengumuman masa sanggah 20 Desember 2019.

Tahapan seleksi akan dijadwalkan Januari hingga Maret 2020. Sedangkan, integrasi data dengan BKN dan pengumuman kelulusan pada April 2020 mendatang.

Kemudian, pemberkasan bagi perserta yang dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan akhir juga dijadwalkan pada April 2020.(cha/iza/gie)

Update