Kamis, 9 April 2026

Klarifikasi dari PT Ajinomoto Indonesia

Berita Terkait

Pada edisi Senin (25/11/2019) batampos.co.id merilis sebuah artikel berjudul Keuntungan Tanpa Etika Sangat Tercela.

Pada artikel ini termaktub kalimat, Tapi, sejak tahun 1999 Ajinomoto mengganti salah satu bahan baku pembuat MSG. Dari polypeptone yang biasa diekstrasi dari daging sapi, menjadi bactosoytone yang diekstraksi dari daging babi.

Untuk apa?

Ajinomoto ingin meraup untung lebih besar menggunakan bactosoytone hasil pembiakan dari Pankreas Babi. Tentu agar biaya lebih ekonomis. Padahal mereka telah mengantongi sertifikat halal. Ini sama saja dengan membohongi pelanggan.

Kalimat ini menjadi keberatan bagi pihak Ajinomoto Indonesia.

Artikel diatas mendapat tanggapan dari pihak Ajinomoto.

Melalui surel (surat elektronik), Public Relation Department Manager PT Ajinomoto Indonesia menyampaikan keberatannya.

Menurut Public Relation PT Ajinomoto Indonesia, Indra Nurcahyo, informasi tentang Ajinomoto Indonesia seperti artikel diatas ialah tidaklah benar dan tidak sesuai fakta.

“Saat ini Ajinomoto Indonesia tidak hanya mengantongi sertifikat halal tapi juga memperoleh Sistem Jaminan Halal yang merupakan bentuk komitmen kami dalam memberika produk-produk yang halal untuk negara-negara Islam di Timur Tengah,” terang Indra dalam surelnya.

Demikian klarifikasi ini kami bikin seperti yang dikirimkan kepada kami. Mohon maaf dan terimakasih.

Redaksi

 

Update