batampos.co.id – Arab Saudi memulai era baru pelayanan ibadah umrah. Mereka kini membuka layanan paket umrah termasuk pengurusan visanya melalui aplikasi startup bernama umrah.me atau holiday.me yang berasal dari Uni Emirat Arab.
Berikutnya menyusul akses serupa di aplikasi Agoda. Informasi tersebut diungkapkan kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Anggito Abimanyu, di Jakarta, kemarin.
Anggito mengatakan, saat ini pemerintah Arab Saudi sudah bekerja sama dengan sejumlah online travel agency (OTA) global untuk layanan paket umrah.
Dengan kerja sama itu, masyarakat secara individu bisa berangkat umrah tanpa melalui travel atau penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU).
Anggito mengatakan, informasi dari Arab Saudi ada enam OTA yang bekerjasama dengan Arab Saudi untuk penjualan paket umrah.
Di antaranya yang sudah bisa diakses adalah penjualan paket umrah sekaligus visa di www.holidayme.com. Berikutnya menyusul di aplikasi Agoda.
’’Kami berharap OTA atau unicorn Indonesia bisa bekerjasama dengan Arab Saudi,’’ katanya.

Dia mengatakan, Traveloka dan Tokopedia berpeluang besar untuk menjadi bagian dari OTA yang diberikan kewenangan untuk menjual paket umrah sekaligus visanya secara langsung oleh pemerintah Arab Saudi.
Anggito mengatakan, era baru pelayanan umrah maupun haji oleh pemerintah Arab Saudi telah dimulai.
Di antaranya adalah seluruh pelayanan dilakukan berbasis online. Termasuk penerbitan visa umrah maupun haji.
Kemudian muassasah yang sebelumnya swasta dijadikan sejenis badan usaha milik negara (BUMN).
Mantan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag itu mengatakan BPKH berkepentingan dengan banyaknya jemaah umrah dan haji dari Indonesia.
Sebab mulai tahun depan mereka mulai menaruh investasi dana haji untuk sejumlah layanan di Arab Saudi.
Pada kesempatan yang sama Tokopedia mengenalkan Tokopedia Salam dan dilamannya dijual paket umrah.
Paket yang dijual merupakan milik PPIU atau travel umrah yang resmi terdaftar di Kemenag.
’’Tokopedia hanya sebagai penyedia lapak,’’ kata Head of Tokopedia, Salam Garri Juanda. Saat ini jika dilihat di aplikasi Tokopedia baru ada enam travel umrah yang tergabung.
Garri mengatakan, Tokopedia terbuka kepada siapapun travel umrah yang mau bergabung. Dengan ketentuan travel umrahnya harus memiliki izin resmi dari Kemenag. (wan/jpg)
