batampos.co.id – Sekolah Madrasyah Aliyah (MA) Yaspika Karimun, mulai menerapkan sistem komputerisasi untuk para pelajar dalam pelaksanaan Penilaian Akhir Semester (PAS) ganjil pada tahun 2019.

Tujuannya agar para pelajar tidak canggung lagi dalam mengoperasikan komputer. MA Yaspika Karimun telah menyelenggarakan UNBK empat kali, secara berturut-turut.

”Ini salah satu trik persiapan, dalam menyambut Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada tahun 2020 mendatang,” jelas Kepala Sekolah MA Yaspika Karimun H Zuperizal Effendi, Rabu (27/11/2019).

Dikatakannya, pelaksanaan komputerisasi dalam PAS, baru kali pertama dilaksanakan dan akan terus diterapkan pada PAS genap mendatang.

Sehingga, para pelajar maupun guru bisa sudah tidak mendapatkan kendala dalam mengimplementasikan ujian melalui komputerisasi.

Kepala sekolah MA Yaspika Karimun H Zuperizal Effendi ketika melihat pelajar yang akan mulai PAS Ganjil dengan menggunakan laptop. Foto: Tri Haryono/batampos.co.id

Artinya, MA Yaspika Karimun sendiri siap menyelenggarakan ujian berbasis komputer dengan fasilitas yang sudah memadai.

”Ujian Pas Ganjil ini, semua mata pelajaran kita laksanakan,” jelasnya.

Menurutnya, ada 70 unit laptop yang disiapkan pihaknya untuk para anak didik yang mengikuti ujian komputerisasi.

Lanjut Zuperizal, pihaknya juga terbuka kepada siapa saja baik itu lembaga pendidikan maupun sekolah lain untuk menggunakan fasilitas komputer di MA Yaspika Karimun.

“Penggunaan komputerisasi ini, juga sebagai bentuk persiapan menyongsong era revolusi industri 4.0 bagi tenaga pengajar maupun anak didik,” tuturnya.

”Di sini, walaupun kita bukan sekolah umum. Tapi, untuk kualitas dan mutu pendidikan tidak kalah dengan sekolah umum,” ujarnya lagi.

Terpisah, Pemerhati Pendidikan Karimun, Raja Zurantiaz, mendukung langkah yang dilakukan oleh MA Yaspika Karimun. Dengan demikian kata dia, persiapan menyambut era revolusi industri 4.0 sudah dimulai sejak sekarang disekolah tersebut.

”Sangat bagus programnya. Terbukti, walaupun sekolah swasta tapi mampu bersaing dengan sekolah-sekolah negeri lainnya. Dalam rangka meningkatkan mutu dan kwalitas pendidikan,” tegasnya.(tri)