Selasa, 7 April 2026

UWT masih Jadi Harapan Sumber Pemasukan

Berita Terkait

batampos.co.id – Wali Kota Batam yang juga Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, menjanjikan perubahan besar pada 2020 mendatang.

“2019 di ujung tahun, 2020 sebentar lagi, harus ada perubahan dari saya sebagai pengambil kebijakan,” kata Rudi, Senin (25/11/2019).

Ia mengaku, semuanya selama dua bulan melakoni dua jabatan sekaligus berbagai hal sedang berproses. Tentu, lanjut dia, semuanya tidak bisa ia lakukan sendiri tanpa didukung sumber daya manusia baik dari BP Batam maupun Pemko Batam, DPRD Batam, hingga FKPD Batam.

“Kita tak ada hasil bumi, hanya jasa. Kalau jasa tidak ada, berhenti kegiatan. Kalau kegiatan tak ada, semua permasalahan akan timbul yang pusing kita juga, walikota juga aparat, dan kita semua. Supaya ekonomi tumbuh tarik investasi sebesar-besarnya,” imbuhnya.

Ia berharap tahun depan, pertumbuhan ekonomi dari tahun ke tahun semakin membaik. Terlebih ia telah mendapat tugas dari presiden agar ekonomi Batam semakin baik.

“Tanggal 7 September lalu, saya diberi target bawa investasi. Dari 2015 sampai 2019 tidak ada yang masuk. Pak Presiden bilang, Anda harus mampu menarik investasi ke Batam. Dengan disatukan dua institusi, beliau kasih waktu 4 bulan,” ujarnya.

Secara rinci, ia menyampaikan keinginan agar 2020 mendatang pertumbuhan ekonomi mencapai 5-6 persen. Sementara pada 2021 mencapai 7 persen.

Di BP Batam, Rudi mengatakan akan memberikan kemudahan untuk perpanjang UWT (uang wajib tahunan).

“Uang ini kita butuh untuk membangun infrastruktur jalan. Sehingga jalan 2025 selesai. Dengan demikian target jalan 7 sampai 8 (persen) akan tercapai,” ujarnya.

Selain UWT, harapan lain adalah bandara dan pelabuhan.

Proses pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim kini sudah dimulai.

“Kalau sewa kontrol udara Indonesia selesai, maka airport ini akan jadi airport utama, tidak hanya penumpang tapi kargo. Kargo hidup, uangnya kita dapatkan,” ujarnya.

Sementara untuk pelabuhan, proses pengembangannya juga sudah mulai. Terbaru yang dilakukan adalah membongkar gudang yang akan digunakan untuk penyimpanan kontainer.

Selain itu, kapasitas pelabuhan akan ditingkatkan yakni dengan menerapkan crane permanen tidak seperti sekarang yang masih manual. (*)

Update