Kamis, 16 April 2026

Mau Jadi Peserta Prakerja, Daftar di Sini

Berita Terkait

batampos.co.id – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Batam masih menunggu kuota prakerja yang diberikan untuk kota Batam tahun 2020 mendatang.

Kepala Disnaker Batam, Rudi Sakyakirti, mengatakan, saat ini sudah beredar tata cara untuk mendaftar menjadi peserta prakerja.

“Tapi resminya belum ada kami terima,” kata dia, Kamis (28/11/2019).

Berdasarkan informasi yang beredar, pendaftaran prakerja dilakukan masing-masing pencari kerja (Pencaker) melalui website resmi Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) kemnaker.go.id.

“Nanti mereka (Kemenaker) yang akan langsung menyeleksi prakerja. Jadi tidak semua yang daftar bisa diterima. Ada seleksinya,” sebutnya.

Setelah itu, jika pelamar atau prakerja lolos seleksi, maka akan diberikan pilihan untuk memilih lembaga pelatihan vokasi melalui website atau aplikasi.

Pekerja galangan kapal di Tanjunguncang, Batuaji. Tahun depan Disnaker Kota Batam akan menjalankan program prakerja. Foto: Dalil Harahap/batampso.co.id

Selanjutnya mereka akan mengikuti pelatihan sesuai dengan pilihan mereka dengan biaya Rp 3 juta hingga Rp 7 juta.

“Tidak saja itu. Setelah pelatihan mereka akan mengikuti uji kompetensi dan ini juga disubsidi oleh pemerintah Rp 90 ribu,” imbuhnya.

Rudi menyebutkan, untuk Batam sendiri, saat ini mengalami kekurangan tenaga kerja yang memiliki keahlian di bidang galangan kapal hingga industri minyak dan gas (Migas).

Beberapa waktu lalu, pihaknya sudah menyampaikan hal ini kepada Kemenaker.

“Ya, kalau bisa dapat pelatihan sesuai dengan kebutuhan, jadi usai ikut pelatihan langsung bisa mendapatkan tempat di perusahaan,” jelasnya.

“Karena besarnya angka kebutuhan seperti welder dan lainnya,” terangnya lagi.

Namun, untuk menggelar pelatihan tersebut membutuhkan biaya minimal Rp 13 juta hingga Rp 15 juta.

Sedangkan bantuan yang diterima peserta prakerja maksimal hanya Rp 7 juta.

“Lihat nanti saja, seperti apa pelaksanaannya. Kami juga masih menunggu kuota prakerja dari pusat,” tuturnya.

“Tahun ini ada kurang lebih dua juta targetnya termasuk Batam. Mudah-mudahan bisa dapat banyak,” jelasnya.(yui)

Update