batampos.co.id – DPRD Kota Batam sudah menggelar beberapa kali reses dengan konstituen di dapil masing-masing.

Mayoritas masyarakat meminta perbaikan jalan. Ketua Komisi III DPRD Batam yang sudah dua kali melakukan reses di dapil Seibeduk, Nongsa, Bulang dan Galang, Werton Panggabean, mengatakan, ada beberapa infrastruktur yang diminta warga seperti semenisasi jalan, pembangunan saluran atau drainase, posyandu dan sekolah.

“Yang paling banyak itu semenisasi jalan. Memang masih banyak jalan ke permukiman penduduk yang belum disemenisasi,” katanya.

“Ini memang menjadi perhatian serius dari kita. Mudah-mudahan, satu per satu usulan ini ke depannya akan terealisasi,” ujarnya lagi.

Semua usulan yang masuk ini otomatis akan masuk dalam musyawarah rencana pembangunan (musrenbang).

Ia berharap, Pemko Batam juga bisa memberikan perhatian lebih ke warga yang ada di Seibeduk dan sekitarnya.

Jalan tanah yang berada tidak jauh dari RS Bhayangkara Polda Kepri. Jalan ini menjadi akses satu-satunya bagi masyarakat yang menetap di beberapa perumahan di kawasan tersebut. Foto; Yashinta/batampos.co.id

Tidak jauh beda, di daerah Batuaji pun infrastruktur jalan ke permukiman, kesehatan dan pendidikan juga banyak diminta warga.

Masih banyak drainase yang belum maksimal. Ada juga permintaan pembangunan sekolah.

“Yang jelas semua yang sudah kita dapat akan tetap kita tampung dan akan kita coba usulkan dalam musrenbang,” ujar Tumbur M Hutasoit, anggota Komisi III dari Dapil Batuaji.

“Harapan kita, apa yang menjadi kebutuhan masyarakat ini pelan-pelan bisa terealisasi,” jelasnya lagi.

Mulia Rindo Purba, anggota Komisi II DPRD Kota Batam dari Dapil Sagulung me-ngatakan, setiap reses, perbaikan jalan ke permukiman selalu diminta warga. Selain itu, ada masalah kesehatan dan pendidikan.

“Masalah pendidikan itu tidak pernah selesai. Masalah perbaikan jalan juga banyak diminta warga. Ya kita akan masukkan di musrenbang dan mudah-mudahan akan bisa terpenuhi,” katanya.(ian)