batampos.co.id – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Batam mengelar pendidikan dan latihan dasar (Diklatsar) kepada para kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dan Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU).

Kegiatan tersebut diharapkan dapat menangkal radikalisme dan menanamkam cinta tanah air.

Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Batam, Masruri, mengimbau kader Banser dan IPNU memperkenalkan Islam yang rahmatan lil alamin di tengah-tengah masyarakat.

Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk menangkal radikalisme.

“Caranya dengan merangkul semua golongan dan sumber daya yang ada di daerah Batam,” katanya pada penutupan pendidikan latihan dasar (diklatsar) Banser di Masjid Nurul Hidayah Batubesar, Minggu (1/12/2019).

Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Batam, Masruri melakukan prosesi bait peserta yang telah mengikuti Diklatsar Banser. Foto: Anwar Saleh/batampos.co.id

“Ini juga untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara,” jelasnya lagi.

Diklatsar tersebut kata dia, diikuti 84 orang Banser dan 30 orang IPNU Provinsi Kepri. Menariknya, peserta diklat Banser ini juga diikuti seorang lurah, dan beberapa orang pengurus RW dan RT.

“Tujuan diklatsar tersebut, menambah kader NU yang masuk lewat GP Ansor, untuk siap siaga membela agama, bangsa, dan negara,” ungkap Masruri.

Adapun materi diklatsar meliputi pengenalan ke-NU-an, aswaja terutama kebangssan demi menjaga NKRI.

“GP Ansor mempertajam pengkadaran terutama ke lini masyarakat yang paling bawah hingga ke RT, untuk menangkal radikalime untuk keutuhan NKRI tetap terjaga,” pungkas Masruri.(iwa)